PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memaparkan komitmen Pemerintah Kota Pontianak dalam menerapkan kawasan tanpa rokok (KTR) di kota yang dipimpinnya.
Paparan itu disampaikan dalam Pertemuan Nasional (Pernas) Asosiasi Dinas Kesehatan (ADINKES) 2025 bertema Praktik Baik Implementasi KTR di Kota Pontianak, yang berlangsung di Hotel Aston Pontianak, Kamis (31/7/2025).
Edi menegaskan bahwa KTR merupakan langkah strategis untuk melindungi masyarakat dari paparan asap rokok, baik aktif maupun pasif, yang terbukti menjadi penyebab utama berbagai penyakit kronis seperti kanker paru dan gangguan pernapasan.
“Penerapan KTR adalah bagian dari komitmen kita menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih. Meski tidak mudah karena kebiasaan merokok sudah mengakar, komitmen harus tetap dijaga,” ujarnya.
Sejak 2009, Pemkot Pontianak telah mengeluarkan Peraturan Wali Kota Nomor 39 Tahun 2009 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Regulasi ini diperkuat oleh Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2010 serta sejumlah surat edaran dan keputusan teknis untuk mendukung pelaksanaan KTR.
“Kami juga melarang iklan rokok di lingkungan pendidikan dan telah membentuk tim penegakan hukum untuk memastikan aturan ini berjalan,” kata Edi.
Ia menyebut, penerapan KTR dimulai dari lingkup internal pemerintah. Seluruh kantor pemerintahan di Pontianak telah menjadi area bebas rokok, termasuk di ruang kerja pejabat eselon III dan II.
Selain sektor publik, Pemkot juga mendorong keterlibatan pelaku usaha dalam mendukung KTR, antara lain dengan pemberian penghargaan kepada tempat usaha yang bebas asap rokok dan aktif menyosialisasikan informasi melalui media edukatif.
“Kami tidak melarang merokok sepenuhnya, tapi kawasan-kawasan tertentu harus steril dari aktivitas merokok, termasuk penjualan dan promosi produk rokok,” jelasnya.
Edi berharap pendekatan regulasi, edukasi, dan penegakan hukum bisa mendorong perubahan perilaku dan menjadikan KTR sebagai budaya bersama.
“Tujuan akhirnya adalah lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari bahaya asap rokok bagi generasi saat ini dan mendatang,” pungkasnya.
















