banner 468x60
Pontianak

Gandeng Pelindo, Pemkot Pontianak Gagas Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah

×

Gandeng Pelindo, Pemkot Pontianak Gagas Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menegaskan komitmennya menuntaskan pemenuhan readiness criteria pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T).

Perpanjangan kerja sama dengan Pelindo untuk akses jalan di Nipah Kuning sudah diteken, sementara pembebasan lahan di Martapura terus diupayakan.
Kedua lokasi ini akan menjadi titik pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“Seluruh perangkat daerah harus bersinergi agar Agreed Action Plan berjalan sesuai jadwal,” kata Plh Kepala Bapperida Pontianak, Syamsul Akbar, saat membacakan sambutan Wali Kota Pontianak dalam Review Mission Citywide Inclusive Sanitation Project (CISP) ADB Loan 4434-INO di Aula Bapperida, Kamis (14/8/2025).

Proyek ini diharapkan meningkatkan kesehatan warga dan kualitas air baku PDAM Tirta Khatulistiwa.

Targetnya, 35 persen populasi terlayani SPALD-T, sementara 65 persen sisanya lewat sistem pengelolaan air limbah setempat.

Kasubdit Pengelolaan Pinjaman dan Hibah Luar Negeri Direktorat SSPI Cipta Karya, Meytri Wilda Ayuantari, mengatakan review mission kali ini fokus pada tindak lanjut action plan yang disepakati Juni lalu.

Ia mendorong agar penggunaan lahan Pelindo dialihkan menjadi hibah untuk menghindari perpanjangan kontrak tahunan.

“Paket fisik CISP Pontianak sudah dilelang. Kalau tak ada hambatan, akhir tahun ini penyedia jasa bisa mulai mobilisasi,” ujarnya.

Meytri mengingatkan masih ada waktu hingga Desember untuk memenuhi seluruh persyaratan. November menjadi batas mitigasi hambatan konstruksi.

Kampanye publik telah digelar bulan lalu, namun muatan lokal dan penyesuaian teknis pembangunan perlu ditambah.

“Paling tidak kita bisa mengidentifikasi dan menyepakati kembali hal-hal yang harus diperhatikan,” katanya.