LANDAK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Landak melakukan sosialisasi pendidikan demokrasi kepada pemilih pemula dengan menjadi pembina upacara di SMA Negeri 3 Ngabang, yang dihadiri Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM, Helena Sumanti sebagai Pembina upacara. Senin (22/9).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Landak melakukan strategi proaktif untuk menyasar pemilih pemula di luar masa tahapan pemilu, dengan menggandeng sekolah-sekolah untuk menyisipkan edukasi tentang demokrasi dalam kegiatan upacara bendera.
Langkah ini diambil untuk menanamkan kesadaran berdemokrasi sejak dini dan mengurangi potensi rendahnya partisipasi pemilih pemula serta pemilih muda dalam pemilu dan pilkada mendatang.
Dalam amanatnya, Helena menyampaikan pesan penting tentang menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini.
“Banyak dari siswa saat ini yang akan menjadi pemilih pemula pada pemilu atau pilkada mendatang. Kita sebagai generasi penerus memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga demokrasi dan turut serta dalam proses Pemilu,” tuturnya.
Helena mengajak semua pelajar yang nantinya akan menjadi pemilih pemula di Pemilu 2029, untuk ikut berkontribusi membangun negara yang lebih baik.
“Pastikan data teman pemilih tercatat dengan benar. Saat ini KPU sedang melakukan tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), karena pemilih berkualiatas menentukan masa depan bangsa,” terangnya.
Sebelum menutup upacara yang dihadiri oleh seluruh guru dan staf tata usaha sekolah, serta seluruh siswa maupun PKL ini, Helena berharap agar para pelajar bisa menggunakan waktu dengan semangat belajar demi mencapai tujuan dan meningkatkan kualitas diri.
“Tetaplah bersemangat belajar, karena setiap ilmu yang dipelajari adalah investasi untuk masa depan,” tutupnya.

















