PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menggelar operasi pasar murah di enam kecamatan, bekerja sama dengan sejumlah pihak, untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus menyemarakkan Hari Jadi ke-254 Kota Pontianak.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan operasi pasar ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi dan membantu warga mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
“Operasi pasar ini kami lakukan untuk menekan inflasi dan memastikan masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokoknya tanpa terbebani kenaikan harga,” ujar Edi, Jumat, 17 Oktober 2025.
Paket bahan pokok yang dijual berisi beras premium 5 kilogram, gula 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter dengan harga Rp85 ribu.
Pembeli cukup menunjukkan KTP asli dan menyerahkan satu lembar fotokopi KTP. Warga juga diimbau membawa kantong belanja sendiri karena panitia tidak menyediakan plastik.
Operasi pasar digelar secara bergiliran di enam kecamatan mulai 24 hingga 31 Oktober 2025, masing-masing di kantor camat pada pukul 07.00–12.00 WIB.
- Pontianak Tenggara: Jumat, 24 Oktober
- Pontianak Timur: Senin, 27 Oktober
- Pontianak Barat: Selasa, 28 Oktober
- Pontianak Selatan: Rabu, 29 Oktober
- Pontianak Utara: Kamis, 30 Oktober
- Pontianak Kota: Jumat, 31 Oktober
Selain paket sembako, operasi pasar juga menghadirkan bazar murah dan penjualan berbagai komoditas lain dengan harga bersahabat.
“Selain menjaga ketersediaan bahan pokok, kegiatan ini juga menjadi wujud kebersamaan kita dalam merayakan Hari Jadi Pontianak,” kata Edi.
















