KETAPANG – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si, menerima audiensi Ikatan Keluarga Besar Flobamora (IKBF) Ketapang pada Rabu (12/11/2025) di Aula Pendopo Bupati Ketapang.
Dalam kesempatan tersebut, pengurus Flobamora menyampaikan bahwa kegiatan yang mereka adakan bukan sekadar panggung seni, tetapi juga wadah silaturahmi warga asal Nusa Tenggara Timur di Ketapang. “Melalui pentas seni ini, kami ingin menjaga identitas budaya sambil membangun harmoni di tengah keberagaman,” ujar salah satu pengurus.
Flobamora sendiri merupakan komunitas yang telah lama berkontribusi dalam kehidupan sosial Ketapang, sekaligus menjadi media pelestarian kesenian dan budaya tradisional Nusa Tenggara Timur.
Bupati Ketapang menyambut positif dan menyatakan dukungan penuh atas kegiatan Flobamora tersebut. “Keberagaman budaya di Ketapang adalah aset berharga yang harus dijaga secara kolektif, sejalan dengan visi Ketapang Maju yang menitikberatkan pada pembangunan berkeadilan dan mandiri,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa Ketapang adalah rumah besar bagi semua suku, agama, dan budaya. “Sebagai pemimpin daerah, saya berkomitmen memberi ruang bagi setiap komunitas untuk mengekspresikan budayanya tanpa membeda-bedakan. Inilah wujud Ketapang yang maju, mandiri, dan berkeadilan,” tegasnya.
Bupati berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang memperkaya kehidupan sosial dan budaya masyarakat sekaligus menjadi daya tarik baru bagi pengembangan pariwisata daerah.
Pentas seni nantinya akan menampilkan beragam kesenian tradisional khas Flobamora, serta penampilan spesial artis ternama seperti Kris Tomahu (finalis X-Factor), Yohanes Babo, dan Y. Kristoforus B. Acara ini juga dihadiri tokoh-tokoh Flobamora, antara lain YI. Rihi Pattipeilohi, Servasius Waja, Kepa Bayu, Yakobus Tamon, Maria F. Jerifa, dan Maximus M. Warut, yang diharapkan semakin memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan di Kabupaten Ketapang.

















