banner 468x60
Pontianak

Banjir Rob di Pontianak Capai Dua Meter, Pemkot Imbau Warga Waspada

×

Banjir Rob di Pontianak Capai Dua Meter, Pemkot Imbau Warga Waspada

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak terus memantau banjir rob yang melanda sejumlah wilayah. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut, ketinggian air pasang laut dapat mencapai hingga dua meter.

Menurut Edi, kenaikan muka air paling signifikan terjadi pada pagi hari, khususnya pukul 06.00–07.00 WIB. Setelah itu, air berangsur surut dengan penurunan yang relatif cepat.

“Pagi hari memang terjadi kenaikan air, tetapi siang hingga sore tidak terlalu signifikan,” ujarnya, Senin (5/1/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak pasang air laut terjadi pada 4–7 Januari 2026, dengan ketinggian mencapai dua meter di atas permukaan laut (DPL), baik dari Sungai Kapuas maupun air laut.

“Fenomena ini sudah terjadi sejak 4 Januari, berlanjut 5 Januari, dan diperkirakan masih berlangsung hingga 7 Januari,” jelasnya.

Edi menambahkan, grafik pasang surut air terpantau sangat tajam, menandakan arus air yang cukup deras saat pasang maupun surut.

Ia mengingatkan potensi risiko yang lebih besar jika banjir rob terjadi bersamaan dengan hujan lebat dan angin kencang, sebagaimana yang pernah terjadi pada awal Desember lalu.

“Yang perlu diwaspadai adalah jika pasang bertepatan dengan hujan lebat dan angin kencang, karena dapat membuat air semakin tinggi,” katanya.

Pemkot Pontianak pun mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran Sungai Kapuas dan kawasan rendah, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak banjir rob.