banner 468x60
Sambas

Bangun Inovasi Sosial Berkelanjutan, Lazismu Kalbar Gelar Rakerwil 2026 di Singkawang

×

Bangun Inovasi Sosial Berkelanjutan, Lazismu Kalbar Gelar Rakerwil 2026 di Singkawang

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, SINGKAWANG – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Wilayah Kalimantan Barat menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Tahun 2026 di Aula Kantor Wali Kota Singkawang, Jumat–Sabtu (24–25/1/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran filantropi Islam di Kalimantan Barat, khususnya dalam mendorong program-program zakat yang berdampak luas dan berkelanjutan.

Rakerwil 2026 mengusung tema “Penguatan Inovasi Sosial yang Terintegrasi, Berdampak, dan Berkelanjutan”.

Tema tersebut menegaskan komitmen Lazismu untuk menghadirkan pendayagunaan zakat yang tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga mendorong perubahan sosial jangka panjang bagi masyarakat.

Ketua Lazismu Wilayah Kalimantan Barat, Ismail Syailillah, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antar pengurus Lazismu di seluruh daerah.

Menurutnya, Rakerwil menjadi forum strategis untuk melahirkan gagasan serta inovasi baru dalam pengelolaan zakat yang semakin profesional dan transparan.

“Rakerwil ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antar Lazismu daerah se-Kalimantan Barat serta melahirkan inovasi-inovasi baru dalam pengelolaan zakat yang lebih profesional dan berdampak bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Rakerwil Lazismu Kalbar 2026 juga dihadiri jajaran pimpinan Lazismu Pusat.

Ketua Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujaddid Rais, menyampaikan bahwa forum Rakerwil memiliki peran penting dalam merumuskan agenda strategis dan teknis lembaga ke depan.

“Dalam forum ini dibahas sejumlah agenda penting, mulai dari penetapan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB), target penghimpunan zakat, hingga penetapan program dan pendayagunaan Lazismu se-Kalimantan Barat,” jelasnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antar wilayah menjadi kunci penguatan kelembagaan Lazismu agar mampu mewujudkan visi besar lembaga sesuai tema yang diusung.

“Melalui Rakerwil ini diharapkan terbangun sinergi yang kuat antar Lazismu daerah, sehingga inovasi sosial yang terintegrasi, berdampak, dan berkelanjutan benar-benar dapat terwujud,” tambahnya.

Selain membahas perencanaan dan anggaran, Rakerwil juga menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik (best practices) pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah antar Lazismu daerah. Forum ini sekaligus dimanfaatkan untuk mematangkan persiapan program menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Iduladha.

Rakerwil Lazismu Kalbar 2026 resmi ditutup pada Sabtu (25/1/2026) dengan komitmen bersama seluruh pengurus untuk terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas lembaga.

Pemerintah Kota Singkawang selaku tuan rumah turut memberikan apresiasi atas semangat kolaborasi dan dedikasi para pejuang zakat dalam mendorong kemandirian umat di Kalimantan Barat.