banner 468x60
Aksara Landak

Pemkab Landak Kembali Rawat Satu Balita ke Pusat Pemulihan Gizi dan Beri Pendampingan Ibu

×

Pemkab Landak Kembali Rawat Satu Balita ke Pusat Pemulihan Gizi dan Beri Pendampingan Ibu

Sebarkan artikel ini

LANDAK – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, menjenguk seorang balita yang mendapat perawatan di Pusat Pemulihan Gizi Kabupaten Landak, belakang Puskesmas Ngabang. Senin, 26 Januari 2026, pagi.

Balita yang didampingi ibunya tersebut, dibawa Pemerintah Kabupaten Landak ke Pusat Pemulihan Gizi ini untuk menjalani perawatan dan memulihkan kesehatan terutama berat badannya.

“Hari ini kita meninjau ke Rumah Gizi. Ada satu pasien yang dalam proses pendampingan dan memang kondisinya masih memerlukan banyak, penanganan,” ujar Bupati Karolin, saat diwawancara usai menjenguk.

Dijelaskannya dari saat ini berat badan anak 8 kilogram ditargetkan bisa naik hingga 10 kilogram.

Bupati Karolin menyampaikan, bahwa kondisi ibu yang belum terbiasa dengan stantar kebersihan tersebut, juga berdampak kepada kesehatan anak. Kontaminasi makanan menyebabkan sang anak beberapa kali mengalami diare.

“Di Rumah Pemulihan Gizi ini kita mendampingi ibu dalam merawat anak dan bagaimana untuk menjaga kebersihan, mengolah makanan secara baik, dan mudah-mudahan nanti dalam waktu yang tidak terlalu lama berat badan bisa meningkat,” terangnya.

Berdasarkan hasil komunikasi dengan ibu, Bupati Karolin menjelaskan bahwa pernikahan dini ditambah kondisi saat ini tanpa suami dan tanpa pekerjaan juga menjadi salah satu penyebab.

“Dari hasil tadi kita ngobrol ya dengan ibu pasien, memang kondisinya karena pernikahan dini ya. Menikah di usia 16, saat ini berusia 18, tanpa pekerjaan, dan tanpa suami,” tuturnya.

Dengan kondisi tersebut, selain memberi perawatan kesehatan hingga pemulihan berat badan anak termasuk edukasi gizi pada ibu, Pemerintah Kabupaten Landak juga akan memberi pendampingan keterampilan kepada ibu.

“Jadi tadi saya sudah diskusi dengan Kepala Dinas Sosial juga agar selama berada di Rumah Pemulihan Gizi ini bisa diberikan pelatihan keterampilan ya, terserah nanti apakah bercocok tanam hidroponik, atau mungkin membuat kue, masakan,” katanya.

Selain berharap kondisi kesehatan dan berat badan balita cepat pulih, dia berharap dengan Pusat Pemulihan Gizi dan kolaborasi dengan program pendampingan keterampilan bisa menjadi bekal penting bagi ibu. Baik demi mendukung kondisi ekonomi, mendukung tumbuh kembang anak secara maksimal.

“Kita berharap ibunya juga bisa mandiri secara finansial sehingga juga bisa mendukung tumbuh kembang anaknya,” pungkasnya.