banner 468x60
Peristiwa

Kabut Asap Tebal, Penerbangan Wings Air Pontianak-Ketapang Dialihkan ke Pangkal Pinang

×

Kabut Asap Tebal, Penerbangan Wings Air Pontianak-Ketapang Dialihkan ke Pangkal Pinang

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, PONTIANAK – Kabut asap kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Kalimantan Barat.

Pesawat Wings Air rute Bandara Rahadi Oesman Ketapang–Bandara Supadio Pontianak terpaksa dialihkan (divert) ke Bandara Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (31/1/2026) pagi.

Pengalihan dilakukan karena jarak pandang di wilayah Pontianak dan sekitarnya tidak memenuhi standar keselamatan penerbangan akibat kabut asap yang cukup tebal.

Pesawat yang semula dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio akhirnya tidak dapat melanjutkan pendaratan.

Demi keselamatan penumpang dan awak pesawat, pilot memutuskan mengalihkan pendaratan ke Pangkal Pinang.

Selain pengalihan penerbangan, sejumlah jadwal Wings Air pada rute Ketapang–Pontianak dan Pontianak–Ketapang juga mengalami penundaan.

Kondisi ini sempat mengganggu aktivitas di Bandara Rahadi Oesman Ketapang, dengan sejumlah penumpang menunggu kepastian jadwal keberangkatan.

Salah seorang penumpang, Theo Bernadhi, membenarkan adanya pengalihan tersebut.

Ia mengatakan keputusan divert diambil saat pesawat mendekati wilayah udara Pontianak.

“Awak kabin menyampaikan cuaca di Bandara Supadio tidak memungkinkan untuk pendaratan. Namun secara kasat mata terlihat kabut asap cukup tebal. Akhirnya pilot memutuskan divert ke Pangkal Pinang,” ujarnya.

Theo mengaku para penumpang sempat terkejut, namun memahami keputusan tersebut karena menyangkut faktor keselamatan.

Menurutnya, kondisi kabut asap sudah terasa sejak keberangkatan dari Ketapang.

“Kami berharap bisa langsung sampai Pontianak, tapi keselamatan tetap yang utama. Informasi dari maskapai juga disampaikan secara bertahap,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, para penumpang masih menunggu informasi lanjutan terkait jadwal penerbangan menuju Pontianak.

Sementara itu, kondisi kabut asap di sejumlah wilayah Kalbar dilaporkan masih fluktuatif.

Gangguan penerbangan akibat kabut asap bukan kali pertama terjadi.

Setiap musim kemarau, penurunan jarak pandang kerap memengaruhi operasional penerbangan di Kalimantan Barat dan wilayah sekitarnya.