SANGGAU — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendukung peningkatan status RSUD MTh Djaman Sanggau dari tipe C menjadi tipe B. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan langsung ke rumah sakit tersebut, Rabu (25/2/2026), guna meninjau kesiapan fasilitas dan pelayanan.
Dalam peninjauan tersebut, Norsan menilai secara umum fasilitas dan layanan rumah sakit telah memenuhi standar sebagai rumah sakit tipe C. Namun, untuk naik menjadi tipe B masih diperlukan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, terutama terkait kelengkapan alat kesehatan dan peningkatan kapasitas layanan.
“Untuk fasilitas di sini sudah alhamdulillah sesuai dengan tipenya, tipe C. Kalau untuk meningkatkan ke tipe B, alat-alatnya harus lebih memadai,” ujarnya.
Saat ini, rumah sakit tersebut telah didukung sekitar 30 dokter spesialis. Meski demikian, peningkatan status ke tipe B mensyaratkan kapasitas tempat tidur mencapai sekitar 300 hingga 400 unit, serta dukungan dokter spesialis yang lebih lengkap di berbagai bidang.
Menurut Norsan, peningkatan status ini bukan sekadar perubahan klasifikasi, tetapi bagian dari upaya memperluas jangkauan dan mutu pelayanan kesehatan di wilayah timur Kalimantan Barat. Dengan menjadi rumah sakit tipe B, RSUD Sanggau diharapkan mampu menjadi rujukan regional bagi kabupaten sekitar.
“Kalau di Sanggau bisa ditingkatkan menjadi tipe B, tentu akan sangat membantu daerah Melawi dan sekitarnya,” tambahnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen mendorong pemerataan fasilitas kesehatan di seluruh kabupaten dan kota. Sebelumnya, Pemprov Kalbar juga telah menuntaskan pembangunan rumah sakit tipe C di Kabupaten Kubu Raya sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan daerah.
Selain itu, Norsan mengungkapkan telah menyampaikan kepada Menteri Kesehatan terkait kebutuhan pembangunan tiga rumah sakit tambahan di Kalbar, masing-masing direncanakan di wilayah pedalaman, pesisir, dan wilayah selatan.
Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan masyarakat di berbagai kawasan—baik pedalaman maupun pesisir—memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih merata dan optimal.

















