banner 468x60
INFO PEMPROV KALBAR

Safari Ramadhan di Sambas, Wagub Krisantus Tekankan Pentingnya Persatuan di Tengah Keberagaman

×

Safari Ramadhan di Sambas, Wagub Krisantus Tekankan Pentingnya Persatuan di Tengah Keberagaman

Sebarkan artikel ini
Screenshot

SAMBAS – Dalam momentum bulan suci Ramadhan, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menghadiri kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Hidayah, Sempadian, Kecamatan Tekarang, Kabupaten Sambas, Rabu (4/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Krisantus mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada masyarakat serta mengajak umat Islam menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan ketaatan.

“Saya ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga kita dapat menjalankan puasa dengan penuh keikhlasan, melaksanakan salat dengan baik, serta menjalankan syariat agama secara benar,” ujarnya.

Wagub Kalbar juga menekankan pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman yang dimiliki Kalimantan Barat. Menurutnya, di Kalbar terdapat sekitar 24 suku yang hidup berdampingan di 14 kabupaten/kota, sehingga semangat persatuan dan saling menghormati harus terus dijaga.

“Mulai saat ini tidak ada lagi kalimat asli dan tidak asli, pendatang atau nonpendatang, keturunan atau bukan keturunan. Kita semua adalah keturunan Adam dan Hawa yang dilahirkan dengan beragam suku, agama, dan budaya. Perbedaan itu bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk saling melengkapi,” tegasnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk terus merajut silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa cinta dan memiliki terhadap Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Sambas.

“Mari kita rajut silaturahmi dan kebersamaan. Cintai Kalimantan Barat dan tumbuhkan rasa memiliki terhadap Kabupaten Sambas, sehingga kepedulian kita terhadap daerah ini semakin kuat,” ajaknya.

Sementara itu, Bupati Sambas Satono dalam sambutannya menyoroti capaian sektor pertanian di Kabupaten Sambas yang menunjukkan surplus produksi pangan.

Ia menyampaikan, pada tahun 2025 produksi padi di Kabupaten Sambas mencapai sekitar 205.000 ton gabah, sementara kebutuhan konsumsi masyarakat sekitar 105.000 ton. Dengan demikian, Kabupaten Sambas mencatat surplus gabah sekitar 100.000 ton.

“Jika sekitar 63 persen dari gabah tersebut diolah menjadi beras, maka surplus beras di Sambas mencapai sekitar 63.000 ton. Ini menunjukkan potensi besar sektor pertanian kita dan diharapkan Sambas dapat menjadi salah satu pemasok beras terbesar di Kalimantan Barat,” ungkap Satono.

Ia juga berpesan kepada masyarakat, khususnya para petani dan peladang, agar terus bekerja dengan penuh semangat dan keyakinan karena usaha yang dilakukan akan membawa keberkahan.

“Saya berharap Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang berprofesi sebagai petani dan peladang senantiasa mendapatkan keberkahan dari Allah SWT atas kerja keras yang telah dilakukan,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga menyerahkan bantuan bagi rumah ibadah dan masyarakat. Bantuan diberikan kepada Masjid At-Taqwa di Dusun Sepadan, Desa Tempatan, Kecamatan Sebawi sebesar Rp25 juta; Masjid Ar-Rahim di Desa Sekura, Kecamatan Teluk Keramat sebesar Rp50 juta; Masjid Nurul Jannah di Desa Bukit Sigoler, Kecamatan Tebas sebesar Rp20 juta; Masjid Nurul Ijtihad di Desa Serumpun, Kecamatan Salatiga sebesar Rp25 juta; serta Masjid Al-Iman di Desa Sarang Burung, Kecamatan Jawai sebesar Rp20 juta.

Selain itu, turut diserahkan berbagai bantuan lainnya berupa mukena, sarung, alat pertanian, alat penangkap ikan ramah lingkungan, sarana budidaya ikan berupa bibit dan pakan, paket sembako, perlengkapan sekolah, Al-Qur’an, serta bantuan sosial lainnya bagi masyarakat.