banner 468x60
Pontianak

Suasana Hangat Anak Pejuang Thalassemia dan Kanker Saat Buka Puasa Bersama

×

Suasana Hangat Anak Pejuang Thalassemia dan Kanker Saat Buka Puasa Bersama

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama anak-anak penyandang thalassemia dan pejuang kanker yang digelar di Aula Rumah Dinas Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Jumat (13/3/2026).

Tawa ceria anak-anak yang hadir menciptakan momen kebersamaan yang penuh makna di bulan Ramadan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi anak-anak yang tengah berjuang melawan penyakit.

Panitia juga menghadirkan badut untuk menghibur anak-anak sehingga suasana semakin meriah. Meski beberapa di antaranya baru saja menjalani perawatan di rumah sakit, bahkan masih dengan jarum infus di tangan atau kaki, mereka tetap hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Windy Prihastari, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi anak-anak untuk terus berjuang.

“Alhamdulillah mereka senang. Harapannya kegiatan seperti ini bisa menambah motivasi mereka untuk terus berjuang menghadapi penyakitnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa anak-anak penyandang thalassemia harus menjalani transfusi darah secara rutin sepanjang hidup. Begitu pula anak-anak yang tengah menjalani perawatan kanker yang membutuhkan dukungan besar dari keluarga dan lingkungan sekitar.

“Karena itu kegiatan seperti ini diharapkan bisa memberi energi positif agar mereka tetap semangat menjalani hari-hari,” katanya.

Windy juga mengingatkan para orang tua untuk tetap optimistis terhadap masa depan anak-anak mereka. Dengan penanganan yang tepat sejak dini, penyandang thalassemia tetap memiliki kesempatan untuk tumbuh dan menjalani kehidupan seperti anak-anak lainnya.

Ia mencontohkan, saat ini sudah ada penyandang thalassemia yang berhasil menyelesaikan pendidikan, bekerja, bahkan membangun keluarga. Salah satu di antaranya bahkan tengah menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran dan kini berada di semester tujuh.

“Jadi jangan khawatir, insya Allah anak-anak tetap bisa menggapai cita-cita setinggi mungkin,” ungkapnya.

Selain memberikan dukungan kepada anak-anak, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi para orang tua untuk saling berbagi pengalaman. Melalui perhimpunan orang tua penyandang thalassemia, mereka dapat saling bertukar informasi, berbagi cerita, serta saling menguatkan dalam merawat anak-anak mereka.

Di sisi lain, pelayanan kesehatan bagi pasien thalassemia dan kanker di RSUD Sudarso disebut terus mengalami peningkatan. Bahkan, telah diusulkan agar Yayasan Kanker Indonesia Kalimantan Barat dapat berkegiatan di rumah sakit tersebut guna memperluas edukasi kepada masyarakat.

“Surat pengajuan sudah disampaikan kepada Direktur RSUD Sudarso. Harapannya edukasi mengenai kanker bisa semakin luas dipahami masyarakat dan tenaga kesehatan, apalagi saat ini di rumah sakit tersebut juga sudah ada program promosi kesehatan yang mendorong deteksi dini kanker,” jelas Windy.

Kegiatan buka puasa bersama ini merupakan hasil kolaborasi sejumlah pihak, di antaranya Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Barat, Yayasan Kanker Indonesia, IKA Semasa Pontianak, serta Perhimpunan Orang Tua Thalassemia Indonesia.

Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, diharapkan anak-anak pejuang thalassemia dan kanker tetap memiliki semangat untuk menjalani hidup serta meraih mimpi mereka di masa depan.