banner 468x60
Peristiwa

Antrean Panjang BBM, Eksekutif GM Manager Pertamina Kalimantan Tinjau Sejumlah SPBU di Pontianak

×

Antrean Panjang BBM, Eksekutif GM Manager Pertamina Kalimantan Tinjau Sejumlah SPBU di Pontianak

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, PONTIANAK – Eksekutif General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani melakukan peninjauan langsung ke sejumlah SPBU yang terjadi antrean panjang di Kota Pontianak, Jumat 20 Maret 2026, malam.

Usai melakukan peninjauan secara langsung, Isfahani memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah Kalimantan Barat dalam kondisi aman.

“Persediaan BBM di seluruh Kalimantan Barat aman. Pertamina juga sudah merencanakan dalam dua hingga tiga hari ke depan kedatangan kapal-kapal BBM untuk menjamin pasokan,” ujar Isfahani.

Untuk memastikan distribusi berjalan lancar, Pertamina terus mengalirkan BBM ke seluruh SPBU agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama di tengah lonjakan permintaan menjelang Idul Fitri.

Di tengah meningkatnya konsumsi, masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian berlebihan. Pertamina menjamin suplai akan terus berjalan sesuai kebutuhan.

“Kami mengimbau masyarakat menggunakan BBM secara arif, sesuai kebutuhan, tidak perlu panik. Pertamina akan terus memasok ke SPBU,” tegasnya.

Sebagai langkah mengurai antrean, Pertamina bersama pemerintah daerah mendorong operasional SPBU selama 24 jam. Selain itu, pengelola SPBU juga diminta menambah jumlah operator serta memaksimalkan penggunaan nozzle untuk mempercepat pelayanan.

“Jam pelayanan kita aktifkan lebih panjang, bahkan 24 jam di beberapa titik. Mitra SPBU juga kami dorong menambah operator agar pelayanan lebih maksimal,” jelasnya.

Tak hanya di SPBU, operasional di terminal BBM juga ditingkatkan. Pertamina mengoptimalkan distribusi dengan mengerahkan mobil tangki yang terus bergerak menuju SPBU.

“Kami bekerja 24 jam di terminal, dan mobil tangki terus berjalan menyalurkan BBM ke SPBU,” tambahnya.

Isfahani mengakui lonjakan permintaan BBM saat ini cukup tinggi. Namun, dengan dukungan semua pihak, Pertamina memastikan pasokan tetap aman dan masyarakat tidak perlu khawatir.

“Permintaan memang meningkat luar biasa, tapi insyaallah suplai tetap terjaga. Masyarakat tetap tenang untuk mendapatkan BBM,” pungkasnya.