banner 468x60
Hukum dan Kriminal

Kapolda Kalbar Ancam Penimbun BBM, Tim Gabungan Turun Lapangan

×

Kapolda Kalbar Ancam Penimbun BBM, Tim Gabungan Turun Lapangan

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, PONTIANAK – Kapolda Kalimantan Barat, Pipit Rismanto, mengeluarkan peringatan keras kepada pihak-pihak yang mencoba bermain curang dalam distribusi BBM di Kalbar.

Pipit menegaskan tidak boleh ada lagi yang memanfaatkan situasi, terlebih dengan melakukan penimbunan atau penyimpangan distribusi.

“Tidak ada lagi yang memanfaatkan situasi. Kami sudah siapkan tim gabungan bersama stakeholder, termasuk Pertamina, untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan,” tegasnya.

Ia memastikan, aparat akan bertindak tegas jika ditemukan indikasi pelanggaran. Penegakan hukum akan dilakukan tanpa kompromi demi menjaga distribusi BBM tetap tepat sasaran.

“Kalau ada dugaan penyimpangan, termasuk penimbunan dengan tujuan tertentu, akan kami tindak,” ujarnya.

Kapolda menekankan, seluruh stok BBM yang tersedia merupakan hak masyarakat dan harus digunakan untuk pelayanan, bukan untuk kepentingan segelintir pihak.

Sorotan juga diberikan terhadap antrean panjang di sejumlah SPBU. Pipit meminta Pertamina segera mengambil langkah cepat dengan menambah tenaga operator guna mempercepat pelayanan.

“Antrean ini perlu diurai. Penambahan operator sangat dibutuhkan agar pelayanan bisa maksimal,” katanya.

Di sisi lain, Kapolda turut mengingatkan masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas. Ia menilai kelancaran distribusi BBM sangat bergantung pada kondisi lalu lintas yang aman dan lancar.

“Jangan sampai distribusi terhambat karena kecelakaan atau kemacetan. Kami imbau masyarakat hati-hati di jalan, agar bisa sampai tujuan dengan selamat dan berkumpul bersama keluarga,” pesannya.

Pipit juga memastikan seluruh jajaran TNI-Polri bersama stakeholder terkait tetap siaga di lapangan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Silakan laporkan ke pos terdekat jika ada permasalahan. Kami hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.