PONTIANAK — Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Barat, Iskandar Zulkarnaen, angkat bicara terkait viralnya kerusakan Jalan Bedayan–Libau di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang.
Isu ini ramai diperbincangkan setelah sejumlah anak-anak menyuarakan keluhan melalui media sosial.
Iskandar menegaskan, pemerintah menghargai setiap aspirasi masyarakat, termasuk kritik terhadap kondisi infrastruktur. Namun, ia menyayangkan cara penyampaian yang dinilai kurang tepat, terutama karena melibatkan anak-anak yang belum memahami persoalan secara utuh.
Menurutnya, narasi yang berkembang cenderung menyudutkan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, padahal status Jalan Bedayan–Libau merupakan jalan kabupaten yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Sintang.
“Perlu dipahami bahwa pengelolaan jalan terbagi berdasarkan kewenangan, yakni jalan nasional, provinsi, dan kabupaten/kota. Jalan Bedayan–Libau adalah jalan kabupaten, sehingga penanganannya berada di bawah pemerintah kabupaten,” ujar Iskandar, Jumat (27/3/2026).
Ia menilai, kesalahpahaman yang muncul tidak lepas dari minimnya pemahaman, terutama di kalangan anak-anak yang dilibatkan dalam penyampaian aspirasi. Karena itu, ia menekankan pentingnya peran orang tua dan lingkungan dalam memberikan edukasi sejak dini.
Iskandar mengingatkan, anak-anak perlu dibimbing memahami etika berpendapat serta didorong menyampaikan aspirasi berdasarkan data dan informasi yang akurat. Ia juga menyinggung potensi konsekuensi hukum jika opini yang disampaikan merugikan pihak tertentu.
“Kami menyayangkan jika generasi muda diekspos dengan cara yang kurang mendidik. Seharusnya mereka dibekali nilai integritas, etika, dan kemampuan berpikir kritis,” tegasnya.
Terkait kondisi infrastruktur, Iskandar memastikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tetap berkomitmen meningkatkan kualitas jalan sesuai kewenangan. Ia menyebut, Gubernur Ria Norsan terus mendorong pemerataan pembangunan di seluruh kabupaten/kota, meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
“Kami sudah berupaya maksimal dalam menangani jalan provinsi. Dukungan gubernur sangat besar untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan merata,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Iskandar mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih aktif membimbing anak-anak agar tumbuh dengan integritas, etika, dan kecerdasan sosial.
“Ini penting untuk menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing dan membawa kebanggaan bagi daerah, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

















