Aksaraloka.com, SINTANG – Viral di media sosial, kondisi ruas Jalan Poros Bedayan–Nanga Libau di Kecamatan Sepauk akhirnya mendapat tanggapan langsung dari Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala.
Ia membenarkan bahwa jalan tersebut memang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera.
Ruas jalan sepanjang kurang lebih 4 kilometer yang menghubungkan Desa Bedayan hingga Desa Nanga Libau itu dilaporkan mengalami kerusakan di sejumlah titik.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat enam titik kerusakan di wilayah Desa Bedayan dan dua titik di Desa Nanga Libau.
Jika ditotal, kerusakan berat diperkirakan mencapai sekitar 2 kilometer yang tersebar dalam beberapa segmen. Rinciannya meliputi 300 meter, 300 meter, 200 meter, 400 meter, 200 meter, dan 200 meter di Bedayan.
Sementara di wilayah Nanga Libau terdapat dua titik kerusakan masing-masing sepanjang 200 meter.
“Memang benar, kondisi jalan tersebut saat ini dalam keadaan rusak dan perlu penanganan. Kami juga sudah melakukan komunikasi dengan pihak balai, dan tanggapannya cukup positif,” ujar Bala, Minggu (29/3/2026) sore.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sintang telah mengusulkan penanganan ruas jalan tersebut agar dapat masuk dalam prioritas pembangunan.
Sejumlah dokumen pendukung juga sedang disiapkan untuk memperkuat usulan tersebut.
“Kami diminta menyiapkan data pendukung seperti pemetaan lokasi serta rencana penanganan yang komprehensif, termasuk panjang jalan dan kebutuhan anggaran,” jelasnya.
Namun demikian, Bala mengakui bahwa proses perbaikan tidak bisa dilakukan secara instan.
Hal ini karena keterbatasan kewenangan serta sumber anggaran yang tidak sepenuhnya berada di pemerintah daerah.
“Kita tetap menunggu realisasi dari pihak terkait, karena anggaran tidak sepenuhnya berada di pemerintah daerah. Namun semua persyaratan yang diminta sudah kami komunikasikan dan siapkan,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan bahwa sebagian ruas jalan tersebut telah masuk dalam skema pembiayaan tertentu, seperti Dana Bagi Hasil (DBH).
Meski begitu, belum seluruh titik kerusakan dapat terakomodasi dalam program tersebut.
“Ada beberapa bagian yang sudah masuk dalam program, namun untuk ruas lainnya masih akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia,” katanya.
Bupati memastikan pemerintah daerah akan terus memperjuangkan perbaikan infrastruktur tersebut demi menunjang aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Kami akan terus mengupayakan agar perbaikan jalan ini bisa segera terealisasi sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada,” pungkasnya.











