banner 468x60
Sintang

Jasa Raharja dan DAMRI Serahkan Santunan Korban Laka Bus di Sanggau, Ahli Waris Terima Rp50 Juta

×

Jasa Raharja dan DAMRI Serahkan Santunan Korban Laka Bus di Sanggau, Ahli Waris Terima Rp50 Juta

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, SINTANG – Jasa Raharja bersama Perum DAMRI menunjukkan kepedulian terhadap korban kecelakaan lalu lintas bus DAMRI yang terjadi di Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau pada 5 April 2026.

Manajemen DAMRI yang dipimpin General Manager Perum DAMRI Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari, bersama Jasa Raharja mengunjungi rumah duka almarhumah Martini di Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Kabupaten Sintang untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan santunan kepada ahli waris korban, Rabu (8/4/2026).

Plt Kepala Cabang Jasa Raharja Sintang, Mario Riki P. Lubis, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia sebesar Rp50 juta.

“Dana santunan sudah kami transfer ke rekening ahli waris sebelum kami berkunjung ke rumah duka, sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh keluarga,” jelasnya.

Ia menegaskan santunan tersebut merupakan bentuk kehadiran negara melalui Jasa Raharja sesuai amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.

Selain itu, Jasa Raharja juga menjamin biaya perawatan bagi korban luka-luka melalui penerbitan surat jaminan ke rumah sakit.

“Untuk korban luka, kami sudah mengeluarkan guarantee letter ke RSUD Sanggau sebagai fasilitas kesehatan pertama, serta jaminan ke rumah sakit rujukan lainnya,” katanya.

Sementara itu, General Manager Perum DAMRI Cabang Pontianak Ahmad Bukhari menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Ibu Martini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Ahmad Bukhari.

Dalam peristiwa tersebut, bus DAMRI mengangkut 31 penumpang. Dari jumlah itu, satu orang meninggal dunia, 11 orang mengalami luka berat, dan sisanya mengalami luka ringan.

DAMRI memastikan akan terus melakukan pendampingan terhadap para korban, khususnya yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Kami bertanggung jawab dan terus memonitor kondisi korban agar proses pemulihan berjalan optimal,” tambahnya.

Terkait penyebab kecelakaan, pihak DAMRI menyebutkan masih dalam proses investigasi bersama pihak terkait.

“Kejadian ini akan menjadi evaluasi kami agar ke depan keselamatan dan keamanan penumpang semakin ditingkatkan,” tutup Ahmad Bukhari.