KETAPANG — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menargetkan penyelesaian sejumlah ruas jalan strategis di Kabupaten Ketapang rampung pada 2028.
Percepatan pembangunan infrastruktur tersebut menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Kalbar untuk mendorong konektivitas wilayah.
Hal itu disampaikan Norsan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Ketapang, Kamis (9/4/2026).
Sejumlah ruas jalan kewenangan provinsi yang menjadi fokus penanganan antara lain Pesaguan–Kendawangan, Air Upas–Manis Mata, serta Tumbang Titi–Tanjung.
“Target saya untuk Ketapang ini pada 2028 sudah tuntas. Kalau belum bisa langsung selesai, kita fungsional dulu agar bisa dilalui masyarakat, lalu kita sempurnakan secara bertahap,” ujar Norsan.
Selain jalan, pembangunan Jembatan Nanjung di ruas Pesaguan–Kendawangan juga masuk prioritas. Pemerintah Provinsi Kalbar telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp20 miliar untuk pembangunan jembatan tersebut pada 2026.
“Kalau jembatan sudah selesai, penanganan ruas jalannya akan kita lanjutkan,” kata dia.
Di sisi lain, Norsan mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ketapang yang tercatat tertinggi di Kalimantan Barat. Meski demikian, ia menekankan pentingnya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), terutama melalui penguatan program pendidikan kesetaraan seperti Paket C.
Pemerintah Provinsi Kalbar berharap percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang diiringi penguatan sektor pendidikan dan ekonomi dapat meningkatkan konektivitas sekaligus kesejahteraan masyarakat di Ketapang.
Kalau mau, saya bisa buatkan versi yang lebih “headline tajam” atau versi straight news pendek untuk portal cepat.

















