AKSARALOKA.COM, PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar sukses menggelar kegiatan Virtual Sharing “Mbak Kepo Belajar Vol. 6”, 12 Juni 2026.
Mengusung tema “Dari Ruang Kelas Menuju Indonesia Emas 2045: Menguatkan Mental Guru, Membentuk Generasi Tangguh”, forum ini berfokus pada pentingnya ketahanan mental pendidik di tengah transformasi dunia pendidikan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, S.STP., M.M., menyampaikan pesan khusus kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan di Kalimantan Barat.
Syarif Faisal menekankan bahwa peran guru di era modern jauh melampaui sekadar menyalurkan ilmu pengetahuan di dalam kelas.
“Guru adalah garda terdepan sekaligus pondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Di tengah perubahan zaman yang cepat, mentalitas dan kesehatan psikologis guru menjadi kunci. Guru tidak hanya dituntut mengajar, tetapi juga menjadi penuntun karakter, inspirator, dan teladan yang adaptif serta resilien bagi para siswa,” ujar Syarif Faisal.
Ia menambahkan bahwa ketahanan mental pendidik akan berdampak langsung pada suasana belajar yang aman, nyaman, dan inklusif di sekolah.
“Ketika seorang guru memiliki mentalitas yang kuat dan sehat, ia akan mampu menularkan energi positif, ketangguhan, serta nilai-nilai karakter luhur kepada para siswanya di ruang kelas. Dari ruang kelas itulah masa depan daerah dan bangsa ini dibentuk,” tegasnya.
Syarif Faisal berharap kegiatan simulasi dan pembekalan seperti Virtual Sharing ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk merawat semangat para pendidik di seluruh penjuru Kalimantan Barat.
“Harapan kami, seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan amunisi dan perspektif baru untuk terus bertumbuh. Semoga para pendidik di Kalimantan Barat semakin solid, mampu menghadapi berbagai tantangan pembelajaran modern, dan bersama-sama melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

















