AKSARALOKA.COM, PONTIANAK – Provinsi Kalimantan Barat mencatatkan sejarah sebagai provinsi pertama di Indonesia yang telah menyelesaikan tahapan Audisi Gita Bahana Nusantara (GBN) Tingkat Provinsi Tahun 2026, 14 Juni 2026.
Audisi nasional tersebut diikuti oleh 27 peserta perwakilan dari 8 kabupaten/kota di Kalimantan Barat, yakni Kota Pontianak, Kubu Raya, Sanggau, Sintang, Ketapang, Kapuas Hulu, Landak, dan Kota Singkawang.
Proses seleksi berlangsung ketat dengan melibatkan tim dewan juri profesional yang terdiri dari perwakilan Kementerian Kebudayaan, kalangan akademisi, serta praktisi musik profesional di Kalimantan Barat.
Dari hasil penilaian dewan juri, terpilih empat peserta terbaik dengan jenis warna suara berbeda yang akan mewakili Kalimantan Barat ke tingkat nasional:
- Sopran: Bhetesda Grace Vanea Paraya (Kota Pontianak)
- Bass: Fabio Cannavaro (Kota Pontianak)
- Alto: Angelina (Kabupaten Kubu Raya)
- Tenor: Giordanetz Raja Wijaya (Kabupaten Ketapang)
Keempat perwakilan ini akan dikirim ke Jakarta untuk mengikuti pemusatan latihan (tc) tingkat pusat dan dijadwalkan tampil pada Upacara Peringatan HUT Ke-81 RI di Istana Negara pada 17 Agustus 2026 mendatang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, S.STP., M.M., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi serta menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kami mengucapkan selamat kepada empat putra-putri terbaik yang berhasil lolos mewakili Kalbar ke tingkat nasional,” ujar Syarif Faisal.
Ia mengingatkan bahwa kesempatan tampil di panggung nasional bukan sekadar unjuk kebolehan olah vokal, melainkan sebuah amanah besar untuk membawa harum nama daerah.
“Menjadi bagian dari paduan suara dan musik Gita Bahana Nusantara di Istana Negara adalah kebanggaan yang sangat besar. Ini adalah momen bagi adik-adik sekalian untuk menunjukkan bahwa talenta generasi muda Kalimantan Barat mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus menjadi duta budaya daerah,” tegas Syarif Faisal.
Syarif Faisal berharap keempat peserta dapat mempersiapkan fisik, mental, dan teknik vokal secara optimal menjelang pelatihan pusat.
“Harapan kami kepada adik-adik yang terpilih, tetaplah rendah hati, jaga kesehatan, dan terus berlatih dengan disiplin tinggi. Manfaatkan kesempatan ini untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, membangun jejaring persahabatan dengan pemuda dari seluruh penjuru Nusantara, serta tampilkan yang terbaik saat bertugas di Istana Negara pada 17 Agustus 2026 nanti. Kalian adalah kebanggaan Kalimantan Barat,” pungkasnya.

















