AKSARALOKA.COM, NANGA PINOH – Keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan bagi Kabupaten Melawi untuk mengendurkan persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dengan formasi panitia yang lebih ramping, Melawi justru menegaskan tekad untuk tampil kompetitif dan membidik peningkatan prestasi di ajang yang akan berlangsung di Kabupaten Kayong Utara.
Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi dan konsolidasi panitia kafilah MTQ Kabupaten Melawi yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Melawi, Senin (13/7). Rapat dipimpin Ketua Kafilah MTQ Melawi, Yuseno, didampingi Sekretaris Eka Candra, serta dihadiri Ketua LPTQ Kabupaten Melawi, Desi Asiska, bersama jajaran panitia.
Selain mematangkan administrasi dan teknis keberangkatan, rapat juga membahas strategi pelayanan bagi peserta agar tetap optimal meski jumlah panitia mengalami pengurangan akibat penyesuaian anggaran.
Ketua LPTQ Kabupaten Melawi, Desi Asiska, mengungkapkan kafilah Melawi dijadwalkan bertolak menuju Kabupaten Kayong Utara pada 31 Juli 2026 melalui jalur darat.
Menurutnya, efisiensi anggaran tidak akan mengurangi kualitas pelayanan maupun kesiapan peserta yang akan bertanding.
“Panitia memang lebih sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya. Namun kami yakin dengan koordinasi yang baik dan pembagian tugas yang jelas, pelayanan kepada peserta tetap dapat berjalan maksimal,” ujar Desi.
Ia menambahkan, kondisi tersebut justru menjadi tantangan bagi seluruh panitia untuk bekerja lebih solid, efektif, dan profesional demi memastikan seluruh peserta dapat fokus memberikan penampilan terbaik di arena MTQ.
Sementara itu, Ketua Kafilah Melawi, Yuseno, menyebutkan Kabupaten Melawi akan menurunkan 35 peserta yang akan berlaga di berbagai cabang perlombaan. Namun, beberapa cabang belum dapat diikuti tahun ini, di antaranya cabang khat serta syarhil putra dan putri.
Meski tidak mengikuti seluruh cabang, Yuseno tetap optimistis kualitas peserta hasil pembinaan selama ini mampu bersaing dengan kafilah dari kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Barat.
“Kami berharap seluruh peserta dapat tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaiknya. Target kami bukan sekadar berpartisipasi, tetapi membawa pulang prestasi dan meningkatkan peringkat Kabupaten Melawi pada MTQ XXXIV Kalimantan Barat,” tegasnya.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan semangat kebersamaan seluruh panitia, Kabupaten Melawi ingin membuktikan bahwa keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk meraih prestasi. Justru dengan kerja sama yang solid dan pembinaan yang maksimal, Melawi optimistis mampu memberikan kejutan pada MTQ XXXIV Kalimantan Barat serta mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.











