LANDAK – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, didamoingi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, menyerahkan bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten Landak kepada sembilan warga yang terdampak berbagai musibah, di Ruang Kerja Bupati Landak, Rabu (22/7/2026) pagi.
Para penerima bantuan merupakan warga yang terdampak bencana tanah longsor, kebakaran rumah, serta korban kecelakaan lalu lintas dari keluarga kurang mampu.
Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Hari ini kita menyerahkan bantuan sosial kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Ada yang mengalami bencana alam, ada yang mengalami kecelakaan bagi masyarakat yang tidak mampu. Kami menyampaikan keprihatinan atas musibah yang mereka alami, dan membantu sesuai kemampuan keuangan daerah. Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat,” ujar Karolin.
Karolin menjelaskan, bantuan tersebut bersumber dari dana cadangan yang telah disiapkan pemerintah daerah untuk penanganan bencana dan musibah yang sifatnya tidak dapat diprediksi.
“Kita menggunakan dana cadangan untuk bantuan sosial karena musibah seperti ini tidak bisa direncanakan. Memang anggarannya sangat terbatas, tetapi kami tetap berupaya agar masyarakat yang mengalami musibah bisa mendapatkan bantuan,” jelasnya.
Sebelumnya di hadapan warga saat menyerahkan bantuan, mengimbau agar warga untuk selalu waspada dan berhati-hati. Terutama terhadap potensi kebakaran rumah yang menurutnya masih bisa dicegah dengan memperhatikan kondisi jaringan listrik di rumah, kompor dan lain-lain.

Salah seorang penerima bantuan, Hajirin, warga Pulau Bendu, Kecamatan Ngabang, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan berupa kaki palsu dari Pemerintah Kabupaten Landak.
Hajirin mengalami kecelakaan tunggal pada 29 September 2025 saat pulang bekerja. Akibat kecelakaan tersebut, ia harus menjalani amputasi sehingga membutuhkan kaki palsu untuk kembali beraktivitas.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati yang telah membantu saya mendapatkan kaki palsu. Saya sebagai masyarakat Landak sangat berterima kasih,” ucap Hajirin.
Ia menceritakan kecelakaan yang dialaminya terjadi di depan rumah sakit ketika kondisi jalan licin.
“Saya pulang kerja, jalan licin. Waktu mengusap muka, motor tiba-tiba terjun ke samping. Jalannya memang agak miring di depan rumah sakit,” tuturnya.
Hajirin mengatakan dirinya mengajukan permohonan bantuan melalui Dinas Sosial Kabupaten Landak. Proses pengajuan berjalan cepat hingga akhirnya ia menerima bantuan kaki palsu yang kini telah digunakan.
“Alhamdulillah langsung diproses dan sekarang kaki palsunya sudah dipasang. Bantuan ini sangat membantu saya untuk kembali beraktivitas,” katanya.

















