LANDAK – Bupati Landak Karolin Margret Natasa membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 di SMPN 11 Ngabang, Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Selasa (13/10/2026) pagi.
Program yang berlangsung selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026, tersebut difokuskan pada percepatan pembangunan desa melalui kegiatan fisik dan nonfisik dengan melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Pembukaan TMMD dihadiri Dandim 1210/Landak Letkol Inf. Doni Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta para pelajar.
Karolin mengatakan, TMMD merupakan program rutin yang dilaksanakan melalui kerja sama TNI dan pemerintah daerah dengan dukungan pembiayaan dari APBD.
Menurut dia, program tersebut tidak hanya bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, kebersamaan, dan nasionalisme di tengah masyarakat.
“TMMD merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan antara TNI dan pemerintah daerah. Pelaksanaannya dilakukan bersama masyarakat dengan prinsip gotong royong dan kebersamaan,” kata Karolin.
Ia menjelaskan, berbagai kegiatan fisik dan nonfisik telah disiapkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendorong pembangunan di wilayah pedesaan.
Normalisasi sungai untuk optimalkan lahan pertanian
Salah satu sasaran fisik dalam TMMD ke-130 di Landak adalah normalisasi sungai yang diharapkan dapat mendukung produktivitas lahan pertanian, khususnya persawahan yang kerap terendam banjir saat musim hujan.
Karolin mengatakan, lokasi persawahan tersebut sebelumnya telah menjadi bagian dari program optimalisasi lahan (Oplah). Karena itu, normalisasi sungai diperlukan untuk mendukung keberlanjutan program dan meningkatkan pemanfaatan lahan.
“Lahan sawah tersebut selama ini terendam banjir ketika musim hujan. Untuk optimalisasi lahan dan keberlanjutan program, melalui TMMD ini dilaksanakan normalisasi sungai,” ujar Karolin.
Ia berharap, perbaikan aliran sungai dapat membuat lahan persawahan lebih produktif sehingga turut memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Landak.
Dandim 1210/Landak Letkol Inf. Doni Prasetyo mengatakan, TMMD merupakan bentuk komitmen TNI untuk membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan, terutama di wilayah pedesaan.
Ia menjelaskan, penentuan sasaran program diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk penanganan persoalan banjir yang berdampak pada lahan pertanian.
“Program ini kami selaraskan dengan keinginan masyarakat. Normalisasi sungai dilakukan agar aliran air lebih maksimal sehingga lahan persawahan dapat dimanfaatkan untuk pertanian dengan hasil yang lebih baik,” kata Doni.
Libatkan 150 personel gabungan
Pelaksanaan TMMD ke-130 di Kabupaten Landak melibatkan 150 personel gabungan, terdiri dari 135 personel TNI, 10 personel Polri, dan lima personel pemerintah daerah. Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari masyarakat setempat.
Selain normalisasi sungai, sasaran fisik program meliputi rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan lima unit sumur bor, pembangunan lima unit sarana mandi, cuci, kakus (MCK), serta pembersihan lingkungan.
Program tersebut juga mencakup pengembangan ketahanan pangan di lahan seluas satu hektare dan penanaman 200 bibit pohon.
Sementara itu, kegiatan nonfisik akan diisi dengan penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, kesehatan, pencegahan stunting, dan pertanian, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Doni menambahkan, pelaksanaan TMMD juga akan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menghadirkan sejumlah pelayanan bagi masyarakat.
Kegiatan yang direncanakan antara lain pasar murah, pengobatan gratis, penyuluhan keluarga berencana (KB), pencegahan stunting, serta sosialisasi dan pembinaan terkait penerimaan anggota TNI.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, TMMD ke-130 diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat pelayanan kepada masyarakat dan mendukung peningkatan kesejahteraan warga Kabupaten Landak.

















