AKSARALOKA.COM, PONTIANAK – Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Barat bersama Kemenkeu Kalbar menyelenggarakan konferensi pers APBN KiTa sebagai ajang pemaparan kinerja pelaksanaan APBN dan perkembangan kondisi perekonomian regional Kalimantan Barat, 3 Oktober 2025.
Konferensi APBN KiTA menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi serta mendorong pertumbuhan yang inklusif.
Dalam kesempatan tersebut dipaparkan bahwa realisasi APBN hingga 31 Agustus 2025 menunjukkan kinerja yang optimal dan positif. Capaian ini diakui sebagai hasil kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam pengelolaan anggaran negara, sekaligus memperlihatkan efektivitas penyerapan anggaran untuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat, Sy. Faisal Indahmawan Alkadri, S.STP, M.M, menyampaikan apresiasi terhadap sinergi APBN yang dinilai memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan dan pembangunan SDM di Kalbar.
“APBN bukan sekadar angka dalam laporan keuangan. Ini wujud komitmen nyata negara dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk pendidikan. Realisasi APBN yang optimal hingga 31 Agustus 2025 mencerminkan kerja bersama untuk memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran,” ujarnya.
Faisal menegaskan bahwa dukungan APBN bagi sektor pendidikan sangat strategis dalam mendorong percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pemerataan akses pendidikan, serta penguatan fasilitas sekolah di berbagai wilayah Kalbar, termasuk daerah tertinggal dan perbatasan.
“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan. Dengan pengelolaan APBN yang baik, kita yakin pertumbuhan ekonomi dan pembangunan manusia di Kalbar dapat terus meningkat,” tambahnya.
Konferensi pers APBN KiTa menjadi ruang transparansi publik dan evaluasi kinerja pengelolaan keuangan negara, sekaligus penegasan bahwa APBN dijalankan untuk sebesar-besar kepentingan rakyat.















