banner 468x60
Pendidikan

Plt Kadisdikbud Kalbar: Corak Insang, Napas Budaya Melayu yang Menyatukan Kalimantan Barat

×

Plt Kadisdikbud Kalbar: Corak Insang, Napas Budaya Melayu yang Menyatukan Kalimantan Barat

Sebarkan artikel ini

AKSARALOKA.COM, PONTIANAK – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat, Sy. Faisal Indahmawan Alkadri, S.STP., M.M, mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempromosikan dan melestarikan Corak Insang, motif khas Melayu Kalimantan Barat yang menjadi bagian penting dari identitas budaya daerah.

Sy Faisal menjelaskan bahwa Corak Insang bukan sekadar motif kain, melainkan warisan budaya yang menyimpan nilai sejarah, filosofi, dan jati diri masyarakat Melayu di tepian Sungai Kapuas.

“Corak insang merupakan jejak budaya Melayu yang menyatukan Kalimantan Barat. Bukan sekadar motif kain, ia adalah napas kehidupan, jejak sungai, tangan pengrajin, dan warisan budaya yang harus kita jaga,” ujar Plt Kadisdikbud Kalbar.

Motif corak insang terinspirasi dari bentuk insang ikan—simbol napas, sumber kehidupan, dan keberlangsungan hidup masyarakat sungai. Dalam sejarahnya, motif ini dahulu digunakan oleh kalangan bangsawan Melayu, namun kini telah menjadi identitas budaya yang terbuka untuk seluruh generasi.

“Corak insang lahir dari kearifan masyarakat Melayu di tepian Sungai Kapuas. Pola garis yang berulang tidak hanya menjadi estetika, tetapi melambangkan ketekunan, keteraturan, serta kesinambungan hidup,” ungkapnya.

Beliau menambahkan bahwa kekuatan budaya terletak pada kemampuannya untuk terus hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

“Tradisi bukan sekadar masa lalu, tetapi denyut kehidupan yang masih terasa hari ini. Dari tangan pengrajin lokal, Corak Insang terus tumbuh dan menjadi kebanggaan Kalimantan Barat,” tegasnya.

Plt Kadisdikbud mengajak masyarakat untuk menjadikan Corak Insang sebagai ikon yang mampu memperkuat identitas daerah, sekaligus memberi dampak ekonomi bagi para perajin tekstil lokal.

“Mari kita promosikan dan lestarikan Corak Insang, agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional. Ini adalah warisan berharga yang layak kita jaga dan banggakan,” tutupnya.