banner 468x60
Aksara Landak

Natal Oikumene dan Pesan Kebersamaan dari Landak

×

Natal Oikumene dan Pesan Kebersamaan dari Landak

Sebarkan artikel ini

LANDAK — Senin sore itu, 29 Desember 2025, Stadion Indoor Bujakng Nyangko, Ngabang, tidak sekadar menjadi tempat perayaan. Ia menjelma ruang perjumpaan. Umat Kristiani dari berbagai latar berkumpul dalam Perayaan Natal Oikumene Kabupaten Landak, membawa sukacita, doa, dan harapan yang sama: kebersamaan.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa hadir di tengah-tengah mereka. Dalam suasana Natal yang hangat dan penuh kekeluargaan, Karolin mengingatkan bahwa kebersamaan bukan sekadar tema perayaan, melainkan kebutuhan mendasar masyarakat, terutama ketika masa depan menghadirkan tantangan yang tidak ringan.

“Natal Oikumene ini menjadi wadah silaturahmi bagi seluruh umat Kristiani di Kabupaten Landak. Di sinilah kita berjumpa, bersyukur, dan memohon berkat Natal agar kebersamaan kita semakin kuat,” ucap Karolin.

Ia tidak menutup mata terhadap realitas yang dihadapi daerah. Karolin menyampaikan secara jujur bahwa kondisi ekonomi ke depan diperkirakan semakin menantang.

Kebijakan efisiensi pemerintah pusat dan dampak krisis global berimbas pada anggaran daerah. Tahun 2025, Kabupaten Landak mengalami pemotongan anggaran lebih dari Rp100 miliar. Bahkan pada tahun 2026, pemotongan anggaran diproyeksikan mencapai Rp240 miliar.

Namun, di tengah keterbatasan itu, Karolin menegaskan satu hal: komitmen untuk melayani masyarakat tidak boleh surut.

Pernyataan itu sejalan dengan pesan Natal yang menitikberatkan pada peran keluarga. Bagi Karolin, keluarga adalah fondasi. Dari sanalah nilai kasih, ketangguhan, dan solidaritas bertumbuh, lalu mengalir ke masyarakat yang lebih luas.

“Dalam masa-masa sulit, kita harus saling menguatkan. Semangat kasih dan persaudaraan harus hidup, dimulai dari keluarga,” ujarnya.

Perayaan Natal Oikumene juga menjadi wujud kepedulian sosial. Kolekte yang terkumpul pada acara tersebut akan disumbangkan sepenuhnya bagi korban bencana alam. Sebuah pengingat bahwa sukacita Natal menemukan maknanya ketika dibagikan kepada sesama.

Karolin turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang menjaga keamanan dan kerukunan selama perayaan Natal, mulai dari TNI, Polri, hingga organisasi kemasyarakatan seperti Banser dan Ansor.

“Inilah indahnya Kabupaten Landak. Rukun, harmonis, dan saling menjaga. Kebersamaan ini adalah modal besar kita untuk terus melangkah ke depan,” tutupnya.

Perayaan Natal Oikumene Kabupaten Landak 2025 ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kalbar Y. Anthonius Rawing, Anggota DPRD Kalbar Dapil Landak Angeline Fremalco selaku Ketua Panitia, Wakil Bupati Landak Erani, Forkopimda Landak, jajaran DPRD Provinsi dan Kabupaten Landak, Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, para Staf Ahli dan Asisten Sekda, Kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, ASN, serta undangan lainnya.