LANDAK – Dalam upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, Polsek Mempawah Hulu menggelar Open House sebagai sarana tatap muka langsung dengan berbagai elemen masyarakat di Mapolsek Mempawah Hulu. Rabu, 21 Januari 2026.
Kegiatan dihadiri berbagai elemen penting, di antaranya Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan), Tokoh Adat, Tokoh Agama, dan Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Ketua-ketua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).
Kapolsek Mempawah Hulu, Ipda Paskarianto, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan institusi Polri kepada rakyat demi mendukung tugas-tugas kepolisian ke depan.
Lebih lanjut, Ipda Paskarianto menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak dapat berdiri sendiri. Karena dukungan dari berbagai tokoh sangat krusial dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Harapannya, ke depan kami bisa terus berkolaborasi dan memberikan pelayanan terbaik. Kami ingin sangat dekat dengan masyarakat karena dalam menjalankan tugas, kami tentu memerlukan bantuan,” ujar Ipda Paskarianto.

Memasuki tahun 2026, Polsek Mempawah Hulu diantaranya masih fokus program yang selaras dengan kebijakan nasional, yaitu penguatan ketahanan pangan.
Ipda Paskarianto menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen menyukseskan swasembada pangan, khususnya pada komoditas jagung.
“Program kami tetap mengacu pada ketahanan pangan. Targetnya adalah mencukupi pasokan jagung untuk mengisi stok di Bulog,” jelasnya.
Selain pangan, fokus utama lainnya adalah pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Meski situasi saat ini tergolong kondusif, pihak kepolisian tetap waspada terhadap potensi bencana tahunan.
“Fokus kami adalah mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Untuk potensi banjir, sejauh ini masih dalam batas aman. Hanya ada air pasang kiriman yang sifatnya sementara dan cepat surut,” tambahnya.
Menilik ke belakang pada tahun 2025, Ipda Paskarianto mengungkapkan bahwa kasus yang cukup menonjol di wilayah hukumnya adalah pencurian konvensional, khususnya pencurian buah sawit. Ia menegaskan bahwa seluruh perkara tersebut telah diproses sesuai hukum yang berlaku hingga ke putusan pengadilan.
Untuk mengantisipasi hal serupa di tahun 2026, personel Bhabinkamtibmas telah disebar ke seluruh desa binaan.
“Personel sudah kami sebar. Jika ada kejadian menonjol, saya instruksikan untuk segera dilaporkan dan diatasi dengan cepat,” pungkasnya.

















