Aksaraloka.com, MELAWI – Lapangan MAN Melawi menjadi saksi torehan prestasi membanggakan pada Rabu (21/1/2026).
Guru MAN Melawi, Misnawati, menerima piagam penghargaan bergengsi dari Perkumpulan Rumah Seni Asnur (Peruas) atas dedikasinya dalam menggerakkan literasi pelajar hingga tingkat internasional.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif Misnawati dalam membimbing 30 siswa MAN Melawi menghasilkan karya Puisi Etnik Tingkat ASEAN.
Atas kontribusinya itu, Peruas menganugerahkan gelar “Penggerak Pelajar ASEAN” kepada Misnawati.
Dedikasi Misnawati dinilai tidak sekadar menjalankan tugas mengajar, tetapi menjadi pelopor gerakan literasi yang konsisten dan berkelanjutan.
Setiap tahun, ia berhasil mengantarkan siswa MAN Melawi menembus panggung sastra internasional melalui karya-karya bernilai budaya dan identitas lokal.
Kepala MAN Melawi, Sugeng, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Ia menyebut Misnawati sebagai sosok inspiratif yang mampu menghadirkan inovasi pendidikan berbasis literasi.
“Ibu Misnawati telah membuktikan bahwa guru dapat menjadi jembatan bagi siswa untuk meraih mimpi hingga level internasional. Gelar Penggerak Pelajar ASEAN ini sangat layak beliau terima. Ia tidak hanya mengajar, tetapi menggerakkan potensi siswa,” ujar Sugeng.
Program literasi di bawah bimbingan Misnawati telah menjadi ciri khas MAN Melawi.
Melalui penulisan puisi etnik, siswa tidak hanya diasah kemampuan bahasanya, tetapi juga ditanamkan kecintaan terhadap budaya lokal yang kemudian diperkenalkan di tingkat ASEAN.
Penyerahan piagam penghargaan ini diharapkan mampu memotivasi seluruh civitas akademika MAN Melawi untuk terus berinovasi, menjaga tradisi literasi, serta membawa karya pelajar lokal menembus panggung dunia.











