Aksaraloka.com, SAMBAS – Satu unit ruko dua pintu yang digunakan sebagai bengkel mobil di Jalan Terminal Pemangkat, Desa Penjajab, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, ludes terbakar, Jumat (23/1/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Kapolres Sambas melalui Kasubsipenmas Polres Sambas, Ipda Arif Usman Siregar, menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui oleh A (38), penyewa ruko yang menjalankan usaha bengkel mobil, setelah menerima telepon dari T, kakak iparnya, yang memberitahukan adanya kebakaran di lokasi tersebut.
“Setelah mendapat informasi, A langsung menuju ke lokasi dan mendapati api sudah muncul di bagian dak atau atap datar lantai dua ruko,” ujar Ipda Arif.
Bersama warga sekitar, A sempat menyelamatkan satu unit mobil milik konsumen yang berada di lantai satu dengan cara mendorongnya keluar bangunan.
Namun, api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan ruko yang sebagian besar terbuat dari kayu dan merupakan bangunan lama.
Petugas pemadam kebakaran dari berbagai wilayah dikerahkan ke lokasi.
Sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran terlibat dalam proses pemadaman. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.20 WIB.
Ruko tersebut diketahui milik A, warga Desa Pemangkat Kota. Berdasarkan keterangan awal penyewa dan warga sekitar, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik di lantai dua.
Keberadaan oli bekas dalam jumlah cukup banyak di dalam bengkel juga diduga mempercepat penyebaran api.
Ipda Arif menambahkan, personel Polres Sambas dan Polsek Pemangkat telah melakukan pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas, olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, serta pemasangan garis polisi.
“Hasil penyelidikan awal menunjukkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari arus pendek listrik,” jelasnya.
Akibat kebakaran tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp450 juta. Polres Sambas turut menyampaikan keprihatinan atas musibah ini serta mengapresiasi respons cepat seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pemadaman.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang bersumber dari instalasi listrik.
“Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dan pengelolaan bahan mudah terbakar sangat penting untuk mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.











