Aksaraloka.com, Pontianak — Aparat gabungan dari Polresta Pontianak bersama Polda Kalimantan Barat dan berbagai unsur terkait menyiapkan pengamanan maksimal untuk festival serta karnaval Pawai Obor dan perayaan malam Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026.
Kapolresta Pontianak, Endang Tri Purwanto, mengatakan total 1.005 personel dikerahkan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Jumlah personel merupakan gabungan bersama stakeholder dan organisasi kemasyarakatan yang turut membantu pengamanan,” ujarnya.
Sebanyak 262 personel disiagakan khusus untuk pengamanan festival dan karnaval Pawai Obor.
Sementara pengamanan malam Tahun Baru Imlek melibatkan 743 personel sesuai surat perintah tugas.
Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas
Pola pengamanan disesuaikan dengan kondisi lapangan serta lokasi kegiatan. Rute Pawai Obor dimulai dari Masjid Mujahidin, melintasi Jalan Ahmad Yani, berputar di Bundaran Untan, lalu kembali ke titik awal.
Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, petugas menerapkan rekayasa lalu lintas dengan penggunaan lajur bagian dalam.
Lajur pertama tetap dibuka guna mengantisipasi kendaraan darurat seperti ambulans dan mobil pemadam kebakaran.
Sementara itu, pusat perayaan malam Imlek dipusatkan di kawasan Jalan Gajah Mada sesuai rekomendasi pemerintah kota yang hanya mengizinkan penyalaan kembang api di lokasi tersebut.
Rekayasa arus lalu lintas juga diberlakukan di Jalan Tanjung Pura dari dua arah menjadi satu arah mulai pukul 17.00 WIB hingga setelah perayaan berakhir, diperkirakan melewati pukul 01.00 WIB.
Antisipasi Risiko Kebakaran
Sebagai langkah pencegahan, kepolisian menggandeng dinas pemadam kebakaran pemerintah dan swasta untuk bersiaga di titik rawan, terutama sepanjang rute pawai serta kawasan Jalan Diponegoro dan sekitarnya.
Pemilik toko juga diminta menyiagakan alat pemadam api ringan (APAR) guna mengantisipasi potensi kebakaran akibat korsleting listrik maupun faktor lain.
Kapolresta mengimbau masyarakat menggunakan kembang api sesuai ketentuan dan memilih jenis yang meledak di udara agar tidak membahayakan pengguna jalan maupun warga.
“Kami mengajak semua pihak bersama menjaga keamanan sehingga seluruh rangkaian perayaan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.













