Aksaraloka.com, Sambas – Duka mendalam menyelimuti jajaran pemerintah daerah setelah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sambas, Ilham Jamaludin, meninggal dunia usai terseret arus laut saat berusaha menyelamatkan anaknya yang hanyut di perairan Pantai JS Resort Temajuk, wilayah Kecamatan Paloh, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 17.35 WIB.
Korban anak yang hanyut, Hazil Abrar Alfaziri (20), hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Koordinator Pos SAR Sintete, Zulhijah, menjelaskan peristiwa bermula ketika kedua korban sedang mandi dan berenang di laut. Saat berada di perairan, Hazil diduga terseret arus kuat.
Melihat anaknya hanyut, sang ayah spontan berusaha menolong. Namun nahas, keduanya justru ikut terseret arus hingga tenggelam.
“Korban ayah sempat mendapatkan pertolongan keluarga dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Temajuk dalam kondisi tidak sadar,” jelas Zulhijah.
Sekitar pukul 18.00 WIB, Ilham Jamaludin dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis.
Sementara itu, operasi pencarian terhadap Hazil terus dilakukan. Tim gabungan yang terlibat meliputi unsur BPBD Kabupaten Sambas, TNI AL, Polsek Paloh, personel Pamtas Temajuk, tenaga medis, relawan SAR, masyarakat, serta keluarga korban.
Peralatan yang digunakan dalam pencarian antara lain satu unit R Car D-Max, rubber boat, perlengkapan evakuasi dan medis, alat navigasi, perlengkapan selam, serta alat pelindung diri.
Zulhijah menambahkan, proses pencarian menghadapi kendala sinyal komunikasi yang terbatas di lokasi serta kondisi cuaca.
Berdasarkan laporan lapangan, angin bertiup dari timur dengan kecepatan sekitar 6 knots, jarak pandang 17,4 kilometer, dan arus laut mengarah ke barat laut dengan kecepatan 12,5 knots.
“Tim SAR gabungan terus berupaya maksimal menemukan korban yang masih hilang. Kami juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika arus laut sedang kuat,” pungkasnya.











