AKSARALOKA.COM, PONTIANAK – Sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta kembali terwujud dalam penguatan pendidikan berbasis teknologi di Kalimantan Barat, 13 Februari 2026.
Ruang Digital Bersama resmi dihadirkan di SMP Negeri 5 Sungai Ambawang sebagai lokasi kedua di Pulau Kalimantan setelah program serupa berjalan di Kutai Barat, Kalimantan Timur.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, menegaskan bahwa transformasi digital di dunia pendidikan harus menjadi prioritas bersama.
Ia menekankan bahwa digitalisasi pendidikan kini menjadi kebutuhan dasar, terutama untuk memastikan siswa dan guru dapat memanfaatkan platform pembelajaran daring secara maksimal.
Perwakilan PT SMI (Persero), Leonardus Y.A., menjelaskan bantuan diberikan berdasarkan asesmen kebutuhan terhadap keterbatasan sarana digital di sekolah-sekolah Kalimantan.
Ruang digital ini dilengkapi 25 laptop, perangkat Interactive Flat Panel (IFP), serta jaringan internet stabil. Kepala SMP Negeri 5 Sungai Ambawang, Winarti, menyebut fasilitas tersebut menjadi motivasi besar bagi guru dan siswa untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Ke depan, ruang digital bersama ini diharapkan menjadi percontohan bagi sekolah lain dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum sehari-hari serta meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Barat.

















