banner 468x60
Info TNI

Razia Pekat di Oksibil, Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Tim Gabungan Sisir Kios, Togel dan Miras Jadi Sasaran

×

Razia Pekat di Oksibil, Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Tim Gabungan Sisir Kios, Togel dan Miras Jadi Sasaran

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka com, OKSIBIL PEGUNUNGAN BINTANG — Pemerintah Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang bersama aparat gabungan TNI-Polri dan unsur pemuda menggelar operasi penertiban penyakit masyarakat (Pekat) di wilayah Distrik Oksibil, Papua Pegunungan.

Razia ini menyasar peredaran minuman keras (miras), judi toto gelap (togel), rolet, hingga praktik rentenir yang dinilai meresahkan masyarakat.

Operasi yang dipimpin langsung Kepala Badan Kesbangpol Pegunungan Bintang, Kalep Alimdam, S.IP., M.KP., itu melibatkan sekitar 60 personel gabungan.

Mereka terdiri dari anggota Koramil 1715-01 Oksibil, Satgas Yonif 751/VJS, Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Polres Pegunungan Bintang, Satpol PP, serta perwakilan pemuda dari KNPI.

Danpos Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Kapten Pas Achmad Rifai S.Tr.(Han)., mengatakan kegiatan tersebut merupakan respons cepat atas laporan masyarakat terkait maraknya kembali peredaran miras dan praktik perjudian dalam dua pekan terakhir.

“Razia ini dilaksanakan berdasarkan informasi dari masyarakat mengenai adanya aktivitas miras, togel, dan rolet yang kembali marak. Sebagai aparat pemerintah, kami harus memastikan kondisi di lapangan dan menertibkan penyakit masyarakat tersebut,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan menyisir sejumlah titik di Oksibil, di antaranya Pasar Baru di Jalan Kalomdol, sepanjang Jalan Balusu, Pertigaan Okpol, Pertigaan Kabiding, kawasan Pasar Lama, hingga area depan Mapolres Pegunungan Bintang.

Saat melakukan pemeriksaan di salah satu kios di kawasan Jalan Kabiding, tepatnya di depan Mapolres, petugas menemukan indikasi kuat praktik perjudian.

Di lokasi tersebut, tim mendapati tulisan rekap nomor togel yang masih terpasang di dinding kios. Barang bukti itu langsung diamankan oleh pihak pemerintah daerah.

Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga memberikan peringatan keras kepada para pemilik kios agar tidak terlibat dalam praktik perjudian maupun penjualan miras ilegal.

Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada oknum yang mengatasnamakan pejabat daerah, seperti Bupati atau Kapolres, untuk melegalkan praktik perjudian.

“Apabila ke depan masih ditemukan membuka togel atau menjual miras, kami tidak segan melakukan pemalangan kios, mencabut izin usaha, bahkan memulangkan pemilik kios keluar dari wilayah Pegunungan Bintang,” tegas tim gabungan di lokasi.

Dukungan terhadap operasi tersebut juga datang dari unsur pemuda. Ketua KNPI Pegunungan Bintang, Ferry Tengket, menyatakan pihaknya siap membantu pemerintah dalam memberantas penyakit masyarakat di wilayah Oksibil.

Operasi Pekat ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, sekaligus melindungi generasi muda dari dampak negatif peredaran miras dan praktik perjudian.

Ke depan, aparat keamanan juga mendorong Pemda Pegunungan Bintang untuk segera merampungkan Peraturan Daerah (Perda) terkait pemberantasan penyakit masyarakat.

Regulasi tersebut dinilai penting sebagai landasan hukum yang lebih kuat dalam menindak pelaku kejahatan sosial di daerah tersebut.