Aksaraloka com, Pontianak – Ledakan tabung gas LPG 3 kilogram mengguncang Rumah Makan Dapok Ngah Sho di Jalan Ampera, tepat di sebelah Pasar Sore Ampera, Kecamatan Pontianak Kota, Sabtu malam (4/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Akibat insiden tersebut, sebanyak tujuh orang mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kapolsek Pontianak Kota, Denni Gumilar, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, ledakan diduga kuat berasal dari kebocoran tabung gas LPG 3 kilogram yang sempat tercium sebelum insiden terjadi.
“Menurut keterangan saksi, sebelum ledakan sempat tercium bau gas. Pemilik rumah makan kemudian memindahkan tabung ke bagian belakang, namun tiba-tiba terjadi ledakan,” ujar Denni.
Ledakan tersebut menghantam bagian belakang bangunan hingga menyebabkan dinding berlubang cukup besar.
Tekanan ledakan dan kobaran api juga mengakibatkan sejumlah karyawan dan pemilik rumah makan mengalami luka bakar.
Korban terparah adalah pemilik rumah makan, Dodi (35), yang mengalami luka bakar hampir di seluruh tubuh dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Kharitas.
Sementara enam karyawan lainnya mengalami luka bakar dengan tingkat berbeda dan menjalani perawatan di RS Bhayangkara serta RS Kharitas.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dipimpin Kapolsek Pontianak Kota untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memastikan situasi aman.
Dari hasil analisis awal, peristiwa ini dipicu oleh kebocoran tabung gas LPG 3 kilogram yang kemudian memicu ledakan saat berada di area belakang bangunan.
Selain menimbulkan korban luka, kerusakan bangunan juga cukup parah dan berpotensi membahayakan struktur rumah makan.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan tabung gas, terutama memastikan tidak ada kebocoran yang dapat memicu kejadian serupa.














