banner 468x60
Info TNI

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Amankan Bandara Nabire Secara Humanis, Jaga Obyek Vital Udara dan Layani Masyarakat

×

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Amankan Bandara Nabire Secara Humanis, Jaga Obyek Vital Udara dan Layani Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka com, Nabire, Papua Tengah – Prajurit Satgas Yon Parako 466 Pasgat terus menunjukkan dedikasinya dalam menjaga keamanan obyek vital nasional melalui pelaksanaan Pengamanan Bandara (Pam Bandara) di wilayah Nabire, Papua Tengah.

Dalam menjalankan tugas tersebut, para prajurit tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan pengamanan dilaksanakan secara komprehensif dan sinergis guna memastikan setiap titik rawan di area bandara ter-cover dengan baik sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Selain melakukan penjagaan statis dan patroli rutin, kehadiran prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) di area terminal penumpang juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Personel terlihat turut membantu kelancaran proses pemeriksaan barang bawaan penumpang di mesin X-Ray.

Dengan sigap dan ramah, prajurit membantu para penumpang, termasuk masyarakat lokal yang hendak bepergian, untuk meletakkan barang bawaan ke atas conveyor belt.

Interaksi yang hangat ini mencerminkan kedekatan antara TNI dan rakyat dalam menjaga keamanan bersama.

Pengamanan juga tidak hanya difokuskan pada area publik di dalam terminal, tetapi menjangkau area airside atau sisi udara yang merupakan zona terbatas.

Personel Korpasgat tampak memantau langsung aktivitas pesawat yang mendarat maupun lepas landas di landasan pacu (runway).

Pengawasan di area apron dilakukan secara ketat untuk mencegah potensi ancaman yang dapat mengganggu keselamatan dan keamanan penerbangan.

Danpos Nabire Satgas Korpasgat, Lettu Pas Yudha Satria, menyampaikan bahwa pengerahan personel Korpasgat di bandara merupakan bagian dari implementasi tugas pokok TNI dalam mengamankan obyek vital nasional.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh aktivitas penerbangan berjalan lancar, aman, dan terkendali. Kami juga selalu berkoordinasi dengan pihak Angkasa Pura atau Otoritas Bandara serta kepolisian setempat,” ujarnya.

Dengan adanya sinergi antara TNI, otoritas bandara, dan aparat keamanan lainnya, diharapkan berbagai potensi gangguan keamanan seperti penyelundupan barang terlarang maupun gangguan ketertiban umum dapat dicegah, sehingga operasional bandara tetap berjalan optimal dalam melayani masyarakat.