Aksaraloka.com, Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan — Satgas Yon Parako 466 Pasgat bersama aparat gabungan TNI–Polri dan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang menggelar sosialisasi pencegahan penyakit masyarakat (PEKAT) kepada ratusan pelajar di SMP Negeri 1 Oksibil.
Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah tersebut diikuti sekitar 350 siswa.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman sejak dini kepada generasi muda terkait bahaya narkoba, minuman keras, perjudian, serta berbagai perilaku menyimpang lainnya yang dapat merusak masa depan.

Kegiatan dipimpin oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pegunungan Bintang, Kalep Alimdam.
Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya pembinaan generasi muda, khususnya dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkoba yang mulai menyasar kalangan pelajar.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Oksibil, Fince Titus Giey, menegaskan komitmen pihak sekolah untuk menindak tegas siswa yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkoba maupun konsumsi minuman keras.
Ia menyebut, langkah tegas akan diambil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Kalep Alimdam juga menjelaskan bahwa Tim PEKAT telah aktif sejak tahun 2025, setelah dibentuk oleh Bupati Pegunungan Bintang. Ke depan, pihaknya berencana melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes urine bagi siswa sebagai langkah preventif dalam pembinaan.
Wakil Ketua Komisi C DPRK Pegunungan Bintang, Jefri D. Singpanki, S.T., turut menyampaikan bahwa dasar hukum terkait penertiban penyakit masyarakat tengah dipersiapkan untuk segera disahkan.
Ia menegaskan, setiap pelanggaran akan diproses sesuai hukum.

Di sisi lain, Kepala Distrik Oksibil, Yanuarius Opki, mengingatkan para siswa agar menjauhi rokok yang kerap menjadi pintu awal menuju penyalahgunaan narkoba.
Motivasi juga diberikan oleh Danpos Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Kapten Pas Achmad Rifai S.Tr.(Han).
Ia mengajak para pelajar untuk menjauhi segala bentuk penyakit masyarakat dan fokus meraih cita-cita demi masa depan yang lebih baik serta membahagiakan keluarga.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan patroli gabungan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, menyusuri rute SMP Negeri 1 Oksibil hingga Pertigaan Tugu Kalomdol dan Kantor Distrik Oksibil.
Patroli ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap lingkungan sekolah dan sekitarnya.
Seluruh kegiatan berlangsung tertib dengan dukungan TNI–Polri, Satpol PP, tokoh masyarakat, pemuda, serta tenaga pendidik.
Diharapkan, kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran pelajar untuk menjauhi penyakit sosial dan membangun masa depan yang lebih cerah.











