banner 468x60
INFO MEMPAWAH

Festival Sahur-Sahur ke-23 Resmi Ditutup, Mempawah Dorong Tradisi Jadi Agenda Wisata

×

Festival Sahur-Sahur ke-23 Resmi Ditutup, Mempawah Dorong Tradisi Jadi Agenda Wisata

Sebarkan artikel ini

MEMPAWAH – Festival Sahur-Sahur ke-23 se-Kalimantan Barat resmi berakhir. Pemerintah Kabupaten Mempawah mendorong tradisi Ramadan tersebut terus dikembangkan sebagai bagian dari potensi pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Festival yang berlangsung selama Ramadan itu ditutup Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi di GOR Opu Daeng Manambon, Sabtu (7/3/2026).

Juli mengatakan, Festival Sahur-Sahur tidak sekadar menjadi hiburan tahunan selama Ramadan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mempertahankan tradisi sekaligus mengekspresikan kreativitas melalui seni.

“Festival Sahur-Sahur ini adalah bukti bahwa tradisi kita tetap hidup dan relevan di tengah perubahan zaman. Kegiatan ini memberikan warna tersendiri dalam khazanah Ramadan di Kabupaten Mempawah,” ujarnya.

Menurut Juli, keberlangsungan festival hingga penyelenggaraan ke-23 menunjukkan tradisi tersebut masih mendapat tempat di tengah masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah melihat adanya peluang untuk mengembangkannya menjadi agenda budaya dan pariwisata yang mampu menarik kunjungan sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.

Selain menjadi sarana hiburan dan syiar Islam, festival dinilai dapat memperkuat identitas budaya Mempawah serta membuka ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk terlibat.

Juli juga mengapresiasi antusiasme masyarakat dan kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival.

Ia secara khusus berpesan kepada peserta yang mayoritas berasal dari kalangan generasi muda agar tidak berhenti berkarya setelah festival berakhir.

“Jangan berhenti sampai di sini. Teruslah berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi daerah. Bagi yang meraih juara saya ucapkan selamat, dan bagi yang belum berhasil jangan berkecil hati. Partisipasi kalian dalam menjaga warisan budaya ini sudah menjadi kemenangan bagi daerah kita,” katanya.

Penyelenggaraan Festival Sahur-Sahur ke-23 turut melibatkan Pemerintah Kabupaten Mempawah, Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar) Kabupaten Mempawah, serta Galaherang Kreasindo sebagai pelaksana kegiatan.

Pada penutupan, panitia juga mengumumkan para pemenang Festival Sahur-Sahur ke-23 se-Kalimantan Barat Tahun 2026.

Kategori Pemula

  1. Junior K-Tamb
  1. Skelen Junior
  1. MKC Junior
  1. Junior Tambangan
  1. Teras Pak Ahem
  1. Bai Percussion
  1. Muaqal

Kategori Dewasa

  1. Keluang Jagor
  1. Bai Perkusi
  1. GMS Sintang
  1. Bank Kalbar 050
  1. Sesepuh Ombher Polle
  1. Citra Buah Jaya
  1. Sobat ATR/BPN Mempawah

Kategori Gerobak

  1. Siska Dekorasi Projek
  1. Begawe Perkusi
  1. Bai Kreasi

The Best Icons

  • Begawe Perkusi

Memasuki usia ke-23, Festival Sahur-Sahur se-Kalimantan Barat tidak hanya mempertahankan tradisi yang hidup selama Ramadan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas dan memperkuat identitas budaya daerah.