banner 468x60
Aksara Landak

Dinsos PPPA Landak Sosialisasikan Agen Perlindungan Sosial untuk Perbarui Data Penerima Bansos

×

Dinsos PPPA Landak Sosialisasikan Agen Perlindungan Sosial untuk Perbarui Data Penerima Bansos

Sebarkan artikel ini

LANDAK – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, menyosialisasikan program Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) sekaligus mengevaluasi penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako atau BPNT.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Landak, Kamis (8/10/2026).

Sosialisasi dan evaluasi diikuti para pendamping PKH, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta sejumlah relawan dari berbagai organisasi sosial.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Landak, Fortunata Didian, mengatakan Perlinsos merupakan aplikasi digital yang digunakan untuk melakukan pendataan dan pemutakhiran data warga.

“Perlinsos ini merupakan aplikasi digital untuk pendataan serta pemutakhiran bagi warga yang ada di Kabupaten Landak yang berada di desil 1 dan desil 4. Jadi ini untuk pemutakhiran data,” kata Didian.

Pendamping PKH dan TKSK diminta aktif

Fortunata Didian menjelaskan, para pendamping PKH dan TKSK di seluruh Kabupaten Landak akan didorong untuk aktif menjadi agen Perlinsos.

Mereka nantinya bertugas melakukan pendataan sekaligus memperbarui informasi warga di wilayah kerja masing-masing.

“Perlinsos ini diminta para pendamping PKH se-Kabupaten Landak, para TKSK se-Kabupaten Landak yang merupakan bagian dari pegawai PPPK Kementerian Sosial untuk aktif menjadi agen Perlinsos,” ujarnya.

Selain pendamping PKH dan TKSK, akses untuk menjadi agen Perlinsos juga terbuka bagi sejumlah unsur masyarakat dan organisasi.

Menurut Fortunata, di Kabupaten Landak personel TNI-Polri juga telah mendaftarkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui Dukcapil sehingga dapat menjadi agen Perlinsos.

Organisasi dan relawan seperti Karang Taruna, Taruna Siaga Bencana (Tagana), hingga relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) juga dapat dilibatkan.

“Siapa saja sebenarnya bisa untuk mengakses website serta portalnya,” kata Fortunata.

Bukan program bantuan baru

Fortunata menegaskan, Perlinsos bukan merupakan program bantuan sosial baru. Aplikasi tersebut digunakan untuk memperbarui data warga yang berhak mendapatkan bantuan sosial.

Warga Kabupaten Landak yang masuk dalam desil 1 hingga desil 4 yang masuk dalam kategori masyarakat sangat miskin hingga rentan miskin dan belum menerima bantuan sosial dapat diusulkan melalui aplikasi tersebut.

“Perlinsos ini pemutakhiran data untuk warga yang ada di Kabupaten Landak yang berada di desil 1, desil 4 yang belum menerima bantuan sosial,” jelasnya.

Data yang dimasukkan melalui Perlinsos selanjutnya menjadi bahan pengajuan untuk mendapatkan tindak lanjut dari pemerintah pusat apakah layak atau tidak mendapat bantuan.

“Ini sifatnya pengajuan. Nanti dari aplikasi akan ada arahan serta tindak lanjut,” pungkas Fortunata.