AKSARALOKA.COM, PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat kembali memperpanjang masa Pembelajaran Secara Belajar Dari Rumah (BDR) atau daring bagi para siswa.
Kebijakan ini diambil lantaran kondisi kualitas udara di wilayah Kalimantan Barat masih berada dalam kategori tidak sehat akibat kabut asap berdasarkan data BMKG Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat, 6 September 2026.
Perpanjangan masa BDR/daring kali ini dijadwalkan berlangsung selama satu pekan, mulai Senin, 7 September hingga Jumat, 11 September 2026.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengonfirmasi bahwa langkah ini merupakan bentuk pencegahan dan perlindungan nyata pemerintah terhadap kesehatan serta keselamatan para peserta didik.
“Sehubungan dengan kondisi kualitas udara di wilayah Provinsi Kalimantan Barat yang berada dalam kategori tidak sehat, maka sebagai langkah pencegahan dan perlindungan terhadap kesehatan serta keselamatan peserta didik, pembelajaran BDR atau daring tetap kita lanjutkan,” tegas Syarif Faisal Indahmawan Alkadri. l
Syarif menjelaskan, mengenai teknis pelaksanaan BDR/daring, sekolah tetap berpedoman pada aturan yang telah diterbitkan sebelumnya.
“Ketentuan pelaksanaan BDR/Daring tetap mengacu pada ketentuan sebelumnya sebagaimana tertuang dalam surat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat nomor 400.3/2810/DIKBUD-C tanggal 23 Agustus 2026,” jelasnya.
Di samping penyesuaian sistem belajar, pihaknya turut mengingatkan warga sekolah dan para orang tua untuk terus menjaga kesehatan serta disiplin mematuhi protokol kesehatan selama di rumah.
“Mari bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik. Kami mengimbau agar selalu menggunakan masker, rutin mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, serta tetap di rumah jika tidak ada urusan yang berkepentingan. Sehat hari ini, hebat esok hari!” tutup Syarif.

















