banner 468x60
Disdikbud

Maknai Hari Kesaktian Pancasila, Disdikbud Kalbar Dorong Integrasi Profil Pelajar Pancasila dan Pemajuan Budaya

×

Maknai Hari Kesaktian Pancasila, Disdikbud Kalbar Dorong Integrasi Profil Pelajar Pancasila dan Pemajuan Budaya

Sebarkan artikel ini

AKSARALOKA.COM, PONTIANAK – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum krusial untuk memperkuat fondasi karakter generasi muda melalui jalur pendidikan dan pelestarian kebudayaan di Kalimantan Barat.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol negara atau hafalan dalam kurikulum sekolah, melainkan benteng moral yang menjaga keberagaman bangsa tetap utuh.

Menurut Faisal, di tengah arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks. Nilai-nilai luhur Pancasila harus ditanamkan secara konsisten melalui ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkarakter.

“Pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila. Kita tidak hanya melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan kepribadian yang berakar pada budaya bangsa,” ujar Syarif Faisal Indahmawan Alkadri.

Ia menjelaskan bahwa integrasi nilai-nilai Pancasila dalam dunia pendidikan dapat diwujudkan melalui penguatan Profil Pelajar Pancasila. Program ini mendorong siswa untuk memiliki sifat beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Selain pendidikan formal, sektor kebudayaan juga memegang peranan penting dalam memperkuat rasa persatuan. Kalimantan Barat yang kaya akan keberagaman etnis, agama, dan tradisi memerlukan pengikat yang kuat agar harmonisasi sosial tetap terjaga.

Faisal menyebutkan bahwa kebudayaan lokal di Kalbar memuat nilai-nilai kearifan lokal yang sejalan dengan prinsip-prinsip Pancasila. Oleh karena itu, pemajuan kebudayaan daerah harus terus didorong sebagai bagian dari pemaknaan nilai-nilai kesaktian Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Kebudayaan adalah identitas kita. Melalui seni, tradisi, dan kearifan lokal, kita merawat toleransi serta rasa saling menghargai antarsesama warga Kalimantan Barat,” tambahnya.

Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila ini, Disdikbud Kalbar mengajak seluruh tenaga pendidik, orang tua, dan elemen masyarakat untuk berkolaborasi aktif dalam mengawal tumbuh kembang generasi muda yang berjiwa nasionalis.

“Mari kita jadikan Pancasila sebagai panduan hidup dan landasan utama dalam menjaga kedamaian serta kemajuan di bumi pertiwi, khususnya di Kalimantan Barat,” pungkasnya.