banner 468x60
Pontianak

Pasar Murah Pontianak Serap Hasil Tani Lokal, 11.636 Paket Sembako Disiapkan

×

Pasar Murah Pontianak Serap Hasil Tani Lokal, 11.636 Paket Sembako Disiapkan

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Pasar murah dalam rangka Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak tak hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi sarana menyerap hasil produksi petani dan pelaku usaha lokal.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, sejumlah komoditas yang dijual dalam pasar murah berasal dari hasil pertanian dan budidaya masyarakat setempat, mulai dari sayur-mayur hingga ikan lele.

“Banyak petani yang sayur-mayurnya kita borong, kemudian ada UMKM pembudidaya ikan, termasuk lele, serta produk-produk makanan sehat lainnya,” kata Edi saat meninjau pasar murah di Kantor Camat Pontianak Selatan, Selasa (20/10/2026).

Menurut Edi, kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi dua pihak sekaligus. Masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, sedangkan petani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendapat akses pasar untuk menjual hasil produksinya.

“Jadi bukan hanya membantu masyarakat yang membeli, tetapi juga membantu petani dan pelaku usaha kita supaya produknya terserap,” ujarnya.

Ia menilai, pasar murah dapat menjadi instrumen untuk mempertemukan kebutuhan konsumen dengan produksi pangan lokal. Karena itu, komoditas yang dipasarkan tidak hanya sembako, tetapi juga mencakup produk pertanian, perikanan, dan pangan sehat.

Edi berharap, pola tersebut dapat terus dikembangkan agar hasil produksi petani dan pembudidaya lokal memiliki pasar yang lebih pasti. Pemerintah Kota Pontianak juga membuka peluang untuk melanjutkan kegiatan serupa di luar momentum hari jadi kota jika dibutuhkan masyarakat.

“Kita berharap ini tidak hanya saat Hari Jadi Kota. Kalau memang dibutuhkan, kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan,” katanya.

Siapkan 11.636 Paket Sembako

Pada hari kedua pelaksanaan, antusiasme masyarakat mengikuti pasar murah masih tinggi. Antrean warga terlihat sejak kegiatan dimulai.

Pasar murah digelar di enam kecamatan di Kota Pontianak. Setelah berlangsung di Kecamatan Pontianak Tenggara dan Pontianak Selatan, kegiatan selanjutnya dijadwalkan di Halaman Kantor Camat Pontianak Kota pada Rabu (21/10/2026).

Berikutnya, pasar murah akan digelar di Kantor Camat Pontianak Barat pada Senin (26/10/2026), Kantor Camat Pontianak Utara pada Selasa (27/10/2026), dan Kantor Camat Pontianak Timur pada Rabu (28/10/2026).

Selain menyerap produksi lokal, pasar murah menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi. Penyerapan hasil pertanian dan perikanan lokal diharapkan dapat memperpendek rantai distribusi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap produk pangan segar.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Pontianak menyediakan 11.636 paket sembako untuk masyarakat di enam kecamatan. Setiap paket memiliki nilai Rp120 ribu, tetapi dapat ditebus dengan harga Rp85 ribu.

Paket tersebut berisi beras premium lima kilogram, minyak goreng satu liter, dan gula pasir satu kilogram. Dengan subsidi Rp35 ribu per paket, pasar murah diharapkan dapat membantu meringankan pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.