banner 468x60
Kesehatan

Kepala BKKBN RI Hadiri Pelayanan KB Masyarakat Perbatasan dan PMI di Sarawak Malaysia

×

Kepala BKKBN RI Hadiri Pelayanan KB Masyarakat Perbatasan dan PMI di Sarawak Malaysia

Sebarkan artikel ini

AKSARALOKA.COM, SAMBAS-Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Beremcana Nasional (BKKBN) RI Hasto Wardoyo menyempatkan diri hadir secara langsung pada kegiatan sosialisasi program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana) dan pencegahan stunting, yang diwarnai dengan pelayanan bongkar dan pemasangan alat kontrasepsi KB kepada masyarakat di perbatasan Indonesia-Malaysia yang ada di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat dan juga kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit Tradewinds Plantation Ladang Ladong di Semujan, Sarawak Malaysia.

“Kedatangannya tersebut sejalan dengan perintah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang sangat memberikan perhatian kepada seluruh rakyat. Termasuk bagi mereka yang berada diperbatasan negara hingga para PMI. Presiden Jokowi perhatiannya sangat besar terhadap seluruh masyakarat terutama perihal stunting,” ucap Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo, Jumat 8 September 2023.

Hasto Wardoyo mengungkapkan, Presiden RI Joko Widodo terus memberikan perhatian penuh terhadap perkembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Tidak hanya itu, perhatian serius juga dilakukan oleh DPR RI khususnya dari Komisi IX yang merupakan mitra BKKBN dalam program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting.

“Untuk itu kami dari BKKBN ditunjuk langsung oleh Presiden RI Joko Widodo sebagai Ketuan program percepatan penurunan stunting, dan sebagai mitra kerja dan untuk menjalankan fungsi pengawasan pelaksanaannya bersama kami hadir anggota Komisi IX DPR RI, bapak Alifudin. Untuk itu kami akan terus bekerja keras memberikan pelayanan kepada masyarakat dan tidak terkecuali bagi mereka yang saat ini tengah bekerja diluar negeri di Sarawak Malaysia ini,” tutur Hasto.

Di Ladang Ladong pada kegiatan pelayanan KB yang di fasilitasi dan dihadiri langsung oleh Konjen RIKuching, Raden Sigit Wijaksono,
Hasto Wardoyo mengimbau agar para PMI yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia itu agar mau menggunakan alat kontrasepsi KB jenis Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).

Dijelaskannya, pengunaan MKJP itu dapat menjadikan para orang tua khususnya para ibu untuk mampu lebih baik mengurus rumah tangga terlebih lagi mengurus tumbuh kembang anak-anak menjadi cerdas dan sehat.

“Kita diingatkan, jangan sampai perkembangan anak-anak tidak optimal, ini harapan Pak Presiden agar anaknya sehat,” jelasnya.

Hasto juga mengajak seluruh PMI agar dapat bersama mencegah terjadinya kasus stunting. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yakni dengan mengatur jarak antar kelahiran anak dengan baik. Untuk mewujudkan hal tersebut bisa dilakukan dengan program KB.

Sementara itu, Perwakilan Tradewinds Plantation dLadang Ladong, Jamali menyambut baik dan mengapresiasi perhatian yang diberikan BKKBN terhadap para PMI di perusahaan Sawit Ladang Ladong.

Terlebih Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo turun langsung untuk mengedukasi para PMI yang bekerja di perusahaannya Tradewinds Plantation tersebut.

“Kami tentunya mengucapkan banyak terima kasih kepada BKKBN yang telah bersedia hadir hingga ke ladang (perkebunan) sawit untuk membuat program yang sangat bermanfaat ini,” kata Jamali.

Jamali menilai program yang dilakukan BKKBN tersebut tidak hanya bermanfaat bagi para pekerja. Namun perusahaan pun mendapatkan manfaat atas program yang digelar BKKBN tersebut. Terutama dalam upaya membina dan membahagiakan keluarga para pekerja Indonesia di Ladang Ladong ini.

“Kegiatan pemerintah Indonesia ini sangat baik dan kami yakin program ini sangat bermanfaat terutama dalam membina dan membahagiakan para PMI yang bekerja di perusahaan kami. Dan apabila keluarga mereka sudah bahagia maka dampak yang baik juga akan kami dapatkan dari pekerja ini, seperti kerjanya semakin rajin dan sebagainya,” pungkas Jamali.