banner 468x60
Sintang

Lebih dari 500 Knalpot Brong Dimusnahkan, Polres Sintang “Bersihkan” Jalanan dari Teror Balap Liar

×

Lebih dari 500 Knalpot Brong Dimusnahkan, Polres Sintang “Bersihkan” Jalanan dari Teror Balap Liar

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, SINTANG l-Polres Sintang benar-benar menyatakan perang terhadap kebisingan dan balap liar. Sedikitnya lebih dari 500 knalpot brong dimusnahkan dalam aksi tegas yang digelar di halaman Mapolres Sintang, Rabu (28/1/2026).

Ratusan knalpot tersebut merupakan hasil razia balap liar dan penindakan pelanggaran lalu lintas yang meresahkan masyarakat sejak akhir 2025 hingga awal 2026.

Suara bising, aksi kebut-kebutan di jalan umum, hingga potensi kecelakaan fatal menjadi alasan utama aparat bertindak keras.

Pemusnahan barang bukti ini dikemas dalam kegiatan press release yang dipimpin langsung Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo, didampingi Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, serta dihadiri unsur Samsat, Jasa Raharja, Bappeda, BPKAD, DLH, Kejaksaan, dan TNI.

Kapolres Sintang menegaskan, penindakan dilakukan sebagai respons atas banyaknya laporan masyarakat yang sudah muak dengan ulah pengendara yang menjadikan jalan raya sebagai arena balap.

“Kami menerima banyak aduan soal kebut-kebutan di jalan. Ini bukan kami mencari-cari kesalahan, apalagi mematikan jiwa muda. Justru ini bentuk kepedulian dan kasih sayang kami agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas AKBP Sanny.

Ia menekankan, bakat dan hobi otomotif seharusnya disalurkan di tempat yang semestinya, bukan di jalan umum yang membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Kapolres juga menjelaskan, setiap kendaraan yang terjaring razia diwajibkan mengganti knalpot tidak standar dengan knalpot sesuai spesifikasi pabrikan.

Sementara knalpot brong diamankan sebagai barang bukti untuk kemudian dimusnahkan.

Sementara itu, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Polres Sintang.

“Kami mengapresiasi langkah ini. Pemerintah daerah juga mengajak peran orang tua, guru, dan tokoh masyarakat untuk ikut mengingatkan dan mengawasi anak-anak muda,” ujarnya.

Pemusnahan ratusan knalpot brong ini menjadi sinyal keras bahwa Kabupaten Sintang tidak memberi ruang bagi balap liar dan teror kebisingan di jalan raya.