LANDAK – Pemerintah Kabupaten Landak turut melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di halaman Kantor Bupati Landak, Rabu (28/1/2026) pagi.
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Landak, Erani, dan diikuti jajaran Forkopimda Kabupaten Landak, TNI-Polri, perwakilan pelajar dan mahasiswa, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Landak.
Saat diwawancara, Wabup, Erani, menegaskan bahwa Kabupaten Landak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Provinsi Kalimantan Barat. Oleh karena itu, peringatan HUT ke-69 Pemprov Kalbar harus dimaknai sebagai momentum untuk terus berkontribusi dan berkarya di daerah.
“Memaknai hari ulang tahun ini, kita sebagai bagian dari Provinsi Kalimantan Barat tentu ikut berkontribusi dan ikut berkarya di kabupaten ini,” ujarnya.
Erani juga mengajak untuk tidak hanya melihat pencapaian hari ini, tetapi juga menghargai proses panjang dan penuh tantangan yang telah dilalui Provinsi Kalimantan Barat hingga sampai pada kondisi saat ini.
“Proses masa lalu itu tidak mudah dan tidak gampang. Namun, sampai hari ini kita bisa menikmati banyak hal, termasuk di Kabupaten Landak. Itu yang patut kita syukuri bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, sebagai bagian dari Provinsi Kalbar, Wabup Landak menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan kapasitas masing-masing terutama kepada para ASN.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak akan tercapai tanpa disiplin, semangat kebersamaan, dan gotong royong.
“Tidak bisa mencapai keberhasilan tanpa disiplin. Disiplin saja kadang belum tentu tujuan tercapai, apalagi kalau kita santai, apatis, dan pesimis,” tegasnya.
Erani menyampaikan bahwa di tengah keterbatasan pendanaan, kolaborasi menjadi satu-satunya jalan yang harus ditempuh bersama.
“Apa yang menjadi bagian provinsi, provinsi yang mengerjakan. Apa yang menjadi bagian kabupaten, kabupaten yang melaksanakan. Kita harus hadapi kesulitan ini bersama-sama,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam memanfaatkan sekaligus memelihara hasil pembangunan yang telah ada.
Menurutnya, pembangunan tidak bisa dilakukan setiap tahun di lokasi yang sama, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun.

















