banner 468x60
Pontianak

Pemkot Pontianak Usulkan Rusun Baru di Nipah Kuning dan Gang Semut, Dukung Program 3 Juta Rumah

×

Pemkot Pontianak Usulkan Rusun Baru di Nipah Kuning dan Gang Semut, Dukung Program 3 Juta Rumah

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK — Pemerintah Kota Pontianak menyatakan dukungan terhadap program pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui sejumlah kebijakan strategis di tingkat daerah.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Pontianak, Derry Gunawan, mengatakan dukungan tersebut diwujudkan antara lain melalui pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), percepatan penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), bantuan stimulan bedah rumah, serta pengusulan pembangunan rumah susun (rusun) baru di kawasan Nipah Kuning, Pontianak Barat, dan Gang Semut, Pontianak Timur.

“Program Presiden ini bukan berarti seluruh pembangunan dilakukan pemerintah daerah, tetapi lebih pada dukungan strategis. Pembangunan dilakukan oleh masyarakat melalui swadaya maupun developer, sedangkan pemda berperan lewat program seperti bedah rumah dan pembangunan rusun,” ujar Derry usai rapat koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri secara daring, Senin (23/2/2026).

Menurut dia, pengembang umumnya mencari lahan secara mandiri, terutama di wilayah yang harga tanahnya masih relatif terjangkau karena harga jual rumah subsidi telah ditetapkan batasannya.

Di Pontianak, kawasan yang masih memiliki lahan dengan harga lebih rendah berada di Pontianak Utara dan Pontianak Barat. Namun, harga tersebut tetap lebih tinggi dibandingkan wilayah penyangga seperti Kabupaten Kubu Raya.

Selain pembangunan oleh pengembang, pemerintah juga menjalankan program swadaya masyarakat melalui bantuan bedah rumah.

Pada 2025, pemerintah pusat membantu pembangunan 200 unit rumah, sedangkan Pemerintah Kota Pontianak menambah 150 unit melalui program bedah rumah dan perbaikan sanitasi.

“Kami juga mengusulkan pembangunan rusun baru di Nipah Kuning Dalam dan di Gang Semut,” kata Derry.

Ia menjelaskan, tipe bangunan rusun yang akan dikembangkan masih menunggu hasil kajian teknis dan akan disesuaikan dengan kondisi serta luas lahan.

Saat ini, rusun yang tersedia di Pontianak masih berupa tipe standar, seperti Rusunawa Harapan Jaya di Pontianak Selatan serta Rusunawa Sungai Beliung dan Rusunawa Nipah Kuning di Pontianak Barat.

Khusus di Rusunawa Nipah Kuning, baru satu menara yang terbangun, sementara lahan yang tersedia masih memungkinkan pengembangan tambahan empat hingga delapan menara.

“Bentuk bangunannya nanti mengikuti prototipe yang disesuaikan dengan kebutuhan, berdasarkan hasil peninjauan lapangan oleh tim teknis,” ujarnya.

Derry menambahkan, pemerintah pusat juga memberikan kemudahan pembiayaan melalui perbankan, baik bagi pengembang maupun masyarakat sebagai konsumen.

Jika sebelumnya bunga kredit rumah subsidi berada pada kisaran belasan persen, kini diturunkan menjadi sekitar 5–6 persen karena sebagian disubsidi pemerintah.

“Dengan bunga yang lebih ringan, diharapkan masyarakat semakin mudah mengakses rumah layak huni,” kata dia.