KUCHING — Kuching Specialist Hospital (KcSH) meraih penghargaan Specialty Hospital of the Year – Orthopaedics dalam ajang Healthcare Asia Awards 2026, mempertegas posisinya sebagai salah satu pusat layanan ortopedi unggulan di kawasan Asia.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh CEO Regional KcSH, Dr. Kenny Yeap Kim Pey, dalam seremoni yang digelar di Marina Bay Sands Expo & Convention Centre, Singapura, pada 26 Maret 2026.
Capaian ini menandai kemajuan signifikan KcSH dalam pengembangan bedah ortopedi berbantuan robot, ditopang peningkatan volume operasi serta pendekatan perawatan yang berfokus pada hasil pasien.
Di bawah kepemimpinan Konsultan Ahli Bedah Ortopedi Dr. Lee Woo Guan dan Dr. Nazari Ahmad Tarmuzi, program ortopedi KcSH telah mencatat lebih dari 1.800 prosedur Total Knee Replacement (TKR) berbantuan robot hingga Februari 2026. Dari jumlah tersebut, sekitar 950 prosedur dilakukan sepanjang 2025.
Keunggulan layanan ini didukung penggunaan teknologi generasi terbaru, VELYS™ Robotic-Assisted Solution, yang memungkinkan tingkat presisi tinggi melalui pemetaan intraoperatif tanpa pencitraan, evaluasi kinematik, serta penyeimbangan ligamen secara dinamis. Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan akurasi penempatan implan sekaligus mempercepat pemulihan pasien.
Dr. Kenny Yeap Kim Pey mengatakan, penghargaan ini menjadi bukti komitmen tim dalam meningkatkan kualitas layanan ortopedi.
“Penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya kami untuk terus menghadirkan layanan terbaik. Fokus utama kami adalah membantu pasien kembali bergerak tanpa rasa sakit dan menjalani hidup yang lebih bermakna,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Sementara itu, Dr. Lee Woo Guan menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak semata ditentukan oleh teknologi, melainkan juga pendekatan menyeluruh terhadap pasien.
“Transformasi kami mengarah pada perawatan berbasis presisi dan bukti ilmiah, di mana setiap keputusan klinis dirancang untuk memberikan hasil terbaik,” katanya.
Hal senada disampaikan Dr. Nazari Ahmad Tarmuzi yang menyebut penghargaan ini sebagai dorongan untuk terus meningkatkan standar layanan.
“Ini bukan akhir, tetapi motivasi untuk terus menyempurnakan teknik dan memastikan hasil yang konsisten serta berkualitas tinggi bagi setiap pasien,” ujarnya.
Selain inovasi teknologi, KcSH juga menerapkan sistem perawatan terintegrasi dari pra-operasi hingga rehabilitasi berbasis prinsip Enhanced Recovery After Surgery (ERAS), yang terbukti mempercepat pemulihan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Sebelumnya, KcSH juga meraih penghargaan dalam Global Health Awards 2025 di Bangkok, yang semakin memperkuat reputasinya sebagai penyedia layanan ortopedi terdepan di Asia.

















