banner 468x60
Aksara Landak

Pembangunan Jembatan Garuda Program Strategis Nasional di Desa Darit

×

Pembangunan Jembatan Garuda Program Strategis Nasional di Desa Darit

Sebarkan artikel ini

LANDAK – Kodim 1210/Landak turut melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan jembatan perintis garuda di Dusun Pemantas, Desa Darit, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak. Senin, 6 April 2026.

Kegiatan yang juga serentak dilakukan di beberapa wilayah Kalbar ini, dipusatkan di Kabupaten Sanggau oleh Danrem 121/Abw, Brigjen TNI Purnomosidi, secara daring.

Peletakkan batu pertama di Desa Darit, turut dihadiri Camat Manyuke, Thomas Ronaldo Oktora, Kapolsek Menyuke, Iptu I Nyoman Astika, Kepala Desa Datit, tokoh adat, tokoh masyarakat dan warga sekitar yang antusias.

Dandim 1210/Landak, Letkol Kav Andy Setio Untoro, mengatakan pembangunan ini merupakan salah satu program strategis nasional yang merupakan perintah dari Presiden RI, Prabowo.

“Kita akan melaksanakan kegiatan pembangunan Jembatan Garuda, Perintis Garuda secara serentak, salah satunya di Desa Darit ini,” ujarnya.

Dijelaskannya bahwa pembangunan jembatan gantung tersebut akan dilaksanakan kurang lebih selama 35 hari, dengan panjang kurang lebih 30 meter dan lebar 1,2 meter.

Melalui pembangunan jembatan tersebut, diharapkan mempermudah akses dan mendukung berbagai aktivitas warga.

“Harapan kita supaya untuk masyarakat bisa menggunakan jembatan ini dengan baik dan ekonomi menjadi semakin lebih baik,” katanya.

Lebih lanjut disampaikannya bahwa pembangunan nanti akan dilaksanakan oleh TNI dan dibantu sama seluruh warga dengan  program padat karya.

Pada tahap empat ini, Kabupaten Landak mendapatkan jatah pembangunan satu jembatan dari pengajuan yang dilakukan.

“Nah, ini akan secara bertahap sampai dengan satu tahun ke depan. Di gelombang ini kita satu titik kebetulan di Kabupaten Landak,” ucapnya.

Sementara Camat Manyuke, Thomas Ronaldo Oktora, selaku perwakilan pemerintah daerah menyampaikan terima kasihnya kepada Presiden yang telah membantu pembuatan jembatan.

“Semoga nanti ini bisa bermanfaat bagi kita semua, bagi masyarakat khususnya di Desa Darit,” tuturnya.

Dia mengimbau agar warga sekitar nantinya bisa merawat dan menggunakan jembatan ini dengan baik. Sehingga bisa terus digunakan masyarakat untuk mendukung aktivitas.

Saat ini kondisi jembatan gantung yang saat ini sehari-harinya digunakan masyarakat, berupa jembatan yang sebagian besar bahannya dari bambu serta lantai papan dan diperkuat tali-tali sling.