banner 468x60
Aksara Landak

Karolin Resmikan Gedung SMP Alfa Omega, Sekolah Swasta Dinilai Bantu Tampung Lulusan SD

×

Karolin Resmikan Gedung SMP Alfa Omega, Sekolah Swasta Dinilai Bantu Tampung Lulusan SD

Sebarkan artikel ini

LANDAK — Bupati Landak Karolin Margret Natasa meresmikan gedung baru SMP Swasta Alfa Omega di Ngabang, Senin (13/4/2026).

Di hadapan pengurus yayasan, guru, orangtua, dan siswa, Karolin menegaskan kehadiran sekolah baru masih dibutuhkan karena daya tampung SMP di Kabupaten Landak belum sebanding dengan jumlah lulusan SD.

“Kami bersyukur hadirnya SMP Swasta Alfa Omega di tempat ini, karena berdasarkan hitungan, negeri plus swasta aja sebenarnya kita belum mampu menampung seluruh lulusan SD,” kata Karolin.

Menurut Karolin, pemerintah daerah belum lama ini menghitung ulang jumlah lulusan SD dan membandingkannya dengan kapasitas sekolah menengah pertama yang tersedia. Dari perhitungan itu, masih ada sekitar 500 lulusan SD yang belum tertampung di SMP negeri.

“Jadi total seluruh wilayah Kabupaten Landak lulusan SD-nya, kami hitung dengan kuota yang tersedia di SMP negeri kemarin, itu ada sekitar total 500-an yang belum bisa terakomodir di sekolah negeri,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemerintah daerah kemudian memetakan kembali kapasitas sekolah swasta di sejumlah wilayah. Namun setelah dihitung, daya tampung yang ada masih belum sepenuhnya menutup kebutuhan. Karena itu, Pemkab Landak meminta agar kuota rombongan belajar bisa dioptimalkan supaya lebih banyak siswa dapat diterima.

“Ini membuktikan bahwa kita masih perlu tambahan SMP. Itu belum yang SMA,” kata Karolin.

Sementara itu, Ketua Unit YPK KAO, Darlina, mengatakan hari itu menjadi momen yang sudah lama dinantikan. Keinginan mendirikan SMP Alfa Omega, kata dia, bermula dari usulan orangtua sejak 2017, lalu baru terwujud setelah mendapat persetujuan dari pembina yayasan pada Desember 2023.

“Hari ini merupakan hari yang dinanti-nantikan, khususnya oleh murid-murid Alfa Omega setelah sekian lama ingin menempati gedung baru,” kata Darlina.

Ia menjelaskan, izin operasional SMP Alfa Omega terbit pada 2024 dan sekolah itu mulai membuka tahun ajaran pertama dengan 32 murid. Meski saat itu belum memiliki gedung sendiri, orangtua murid tetap memberi kepercayaan kepada Alfa Omega untuk mendidik anak-anak mereka.

Darlina menyebut dukungan itu menjadi penguat bagi yayasan untuk terus mengembangkan sekolah. Ia berharap SMP Alfa Omega tak sekadar menambah pilihan sekolah di Landak, tetapi juga memberi dampak baik bagi masa depan anak-anak.

“Harapan saya, berdirinya SMP Alfa Omega bukan saja menambah semarak bagi dunia pendidikan di Kabupaten Landak, tetapi juga menjadi berkat yang membawa perubahan seperti moto kami, tinggi iman, tinggi pengetahuan, dan tinggi budi pekerti,” ujarnya.

Di bagian lain, Karolin juga mengingatkan bahwa tantangan pendidikan hari ini bukan cuma soal gedung dan ruang kelas. Anak-anak, kata dia, tumbuh di tengah arus informasi yang sangat cepat, terutama dari media sosial. Karena itu, sekolah dan keluarga perlu sama-sama hadir mendampingi mereka.

Ia meminta agar literasi digital dan pendidikan karakter ikut diperkuat di sekolah. Selain itu, Karolin juga menyinggung pentingnya keamanan lingkungan belajar, termasuk kondisi bangunan dan area di sekitar sekolah.

Bupati Karolin juga mengajak SMP Alfa Omega ikut menanamkan kebiasaan memilah sampah sejak dini. Menurut dia, sekolah bisa menjadi pelopor perubahan kebiasaan baik di tengah persoalan sampah yang sedang dihadapi Ngabang.

“Mudah-mudahan Alfa Omega bisa menjadi salah satu sekolah yang menjadi pelopor mengajarkan kepada anak-anak untuk melakukan pemilahan sampah,” tutup Karolin.