Aksaraloka.com, PONTIANAK – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan H. Abas, kawasan Gajah Mada, Pontianak Selatan, Minggu dini hari (26/4/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.
Empat pintu rumah toko (ruko) tua yang difungsikan sebagai tempat usaha ludes dilalap api.
Bangunan yang terbakar diketahui digunakan untuk berbagai usaha, mulai dari penjualan kwetiau, gudang kasur, hingga laundry.
Kobaran api yang cepat membesar membuat warga sekitar panik dan berupaya menyelamatkan diri.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, proses evakuasi berlangsung dramatis karena terdapat seorang warga dalam kondisi lumpuh serta beberapa orang sakit yang berada di lokasi saat kejadian.
Seluruhnya berhasil dievakuasi menggunakan ambulans dan langsung dijemput oleh pihak keluarga.
Komandan Damkar Panca Bhakti, Edi Efendi, menyebut tingkat kerusakan bangunan cukup parah, diperkirakan mencapai sekitar 80 persen.
“Tidak ada korban jiwa. Ada warga lumpuh dan beberapa orang sakit sudah berhasil dievakuasi oleh ambulans dan dibawa keluarganya,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa proses pemadaman menghadapi kendala serius, terutama minimnya sumber air di sekitar lokasi kejadian.
“Kendala utama adalah sulitnya sumber air karena parit tersumbat. Kami mengandalkan mobil tangki, bahkan air yang kembali ke parit kami manfaatkan lagi untuk pemadaman,” jelasnya.
Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, petugas akhirnya berhasil menjinakkan api.
Hingga saat ini, proses pendinginan masih terus dilakukan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.












