banner 468x60
Olahraga

KONI Kalbar Verifikasi Cabor Jelang Porprov 2026, Damianus Yordan: Jadi Dasar Cetak Atlet Berprestasi

×

KONI Kalbar Verifikasi Cabor Jelang Porprov 2026, Damianus Yordan: Jadi Dasar Cetak Atlet Berprestasi

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, PONTIANAK – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat mulai melakukan verifikasi cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar 2026.

Verifikasi ini diharapkan menjadi dasar dalam menyusun pembinaan prestasi sekaligus melahirkan atlet-atlet potensial menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).

Kabid Pembinaan Prestasi (Bimpres) KONI Kalbar, Damianus Yordan, mengatakan proses verifikasi saat ini tengah berlangsung dan mencakup seluruh cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Kalbar.

“Beberapa hari ini kita sedang melakukan verifikasi cabang-cabang olahraga yang dipersiapkan untuk Porprov yang akan berlangsung pada November mendatang,” kata Yordan di Sekretariat KONI Kalbar, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Yordan, verifikasi dilakukan dengan mempertimbangkan keterkaitan cabang olahraga yang dipertandingkan di level nasional maupun internasional, seperti PON, SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade.

Namun, dengan jumlah anggota KONI Kalbar yang mencapai lebih dari 50 hingga 60 cabang olahraga, proses verifikasi harus dilakukan secara menyeluruh.

Untuk memudahkan pemetaan, cabor dibagi ke dalam tiga kelompok, yakni kategori bela diri, permainan, dan olahraga terukur.

“Kita berharap hasil verifikasi ini menjadi bahan dalam rapat kerja KONI Kalbar yang akan dilaksanakan pada 17 Juni nanti. Di sana akan diputuskan bersama-sama dengan seluruh KONI kabupaten dan kota mengenai cabang olahraga yang akan dipertandingkan,” ujarnya.

Selain untuk kebutuhan Porprov, verifikasi juga diarahkan untuk memetakan potensi prestasi Kalbar menuju PON mendatang.

KONI Kalbar mengelompokkan cabor ke dalam tiga kategori, yakni peraih medali pada PON Aceh-Sumut, peserta PON yang belum meraih medali, serta cabor yang belum lolos ke PON namun dinilai memiliki prospek berkembang.

“Cabor yang sudah meraih medali tentu menjadi perhatian karena mereka punya target mempertahankan prestasi. Yang belum meraih medali akan kita dorong agar bisa menjadi unggulan, sedangkan yang belum masuk PON tetapi punya potensi juga akan menjadi perhatian pembinaan,” jelasnya.

Mantan petinju nasional itu berharap proses verifikasi menghasilkan keputusan yang tepat demi kemajuan olahraga Kalbar.

Ia juga mengajak seluruh atlet dan pengurus cabor memanfaatkan Porprov sebagai ajang pembuktian kemampuan.

“Porprov menjadi saringan atlet-atlet terbaik kita untuk masuk ke Pra-PON. Karena itu saya berharap atlet berlatih dengan sungguh-sungguh agar bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membawa nama Kalbar berprestasi di tingkat nasional,” tegas Yordan.

Ia menambahkan, Porprov bukan sekadar kompetisi daerah, tetapi juga pintu masuk bagi atlet untuk meraih kesempatan tampil di level yang lebih tinggi.

“Sebagai mantan atlet, saya sangat menantikan Porprov ini. Disinilah atlet bisa menunjukkan hasil latihan dan kemampuannya. Mari kita bersama-sama membesarkan prestasi olahraga Kalimantan Barat,” pungkasnya.